Manajemen Keuangan adalah segala kegiatan atau aktivitas perusahaan yang berhubungan dengan bagaimana cara memperoleh pendanaan modal kerja, menggunakan atau mengalokasikan dana, dan mengelola aset yang dimiliki untuk mencapai tujuan utama perusahaan.
Tujuan Manajemen Keuangan
Tujuan utama Manajemen Keuangan adalah untuk memaksimalkan nilai yang dimiliki perusahaan atau memberikan nilai tambah terhadap asset yang dimiliki oleh pemegang saham.
Ruang Lingkup Manajemen Keuangan
Ruang Lingkup Manajemen Keuangan terdiri dari:
Keputusan Pendanaan, meliputi kebijakan manajemen dalam pencarian dana perusahaan, misalnya kebijakan menerbitkan sejumlah obligasi dan kebijakan hutang jangka pendek dan panjang perusahaan yang bersumber dari internal maupun eksternal perusahaan.
Keputusan Investasi, Kebijakan penanaman modal perusahaan kepada aktiva tetap atau Fixed Assets seperti gedung, tanah, dan peralatan atau mesin, maupun aktiva finansial berupa surat-surat berharga misalnya saham dan obligasi atau aktivitas untuk menginvestasikan dana pada berbagai aktiva.
Keputusan Pengelolaan Aset, Kebijakan pengelolaan aset yang dimiliki secara efisien untuk mencapai tujuan perusahaan.
SUMBER DANA
Pengertian Sumber Dana Perusahaan – Agar perusahaan bisa beraktifitas dengan normal, untuk melakukan ekspansi atau pengembangan usaha, atau bahkan hanya untuk bisa bertahan hidup dan bahkan untuk membayar hutang pun. Perusahaan membutuhkan DANA untuk melakukannya.
Seluruh kegiatan perusahaan mulai dari kegiatan kecil hingga transaksi strategis mutlak membutuhkan dana yang cukup. Memperoleh sumber pendanaan adalah salah satu dari fungsi manajemen keuangan.
Umumnya, sumber dana perusahaan bisa diperoleh dari 3 kelompok sumber dana. Sumber dana jangka pendek, jangka menengah serta jangka panjang.
Sumber Dana Jangka Pendek
Pendanaan perusahaan yang didapat dari sumber dana jangka pendek umumnya digunakan untuk modal kerja perusahaan. Dana yang diperoleh dengan skema ini harus dibayar/dikembalikan dalam rentang waktu setahun buku akuntansi atau kurang. Tidak boleh lebih dari satu periode akuntansi. Contohnya adalah pinjaman dari bank jangka pendek. Pendanaan persediaan. Kredit perdagangan.
Sumber Dana Jangka Menengah
Umumnya, perusahaan yang sumber pendanaannya berasal dari sumber dana jangka menengah karena adanya keperluan yang ternyata tidak bisa dipenuhi oleh pendanaan jangka pendek namun terlalu berlebih atau terlalu sulit didapatkan dengan skema pendanaan jangka panjang. Rentang waktu dalam pengembalian sumber dana jangka menengah adalah lebih dari satu tahun buku akutansi dan tidak lebih dari lima tahun buku. Contoh dari pendanaan jangka menengah adalah leasing, term loan, equipment loan.
Sumber Dana Jangka Panjang
Manajer keuangan memilih menggunakan pendanaan jangka panjang umumnya karena perusahaan akan melakukan ekspansi usaha yang masif dalam skala perusahaan tersebut. Strategis bagi perusahaan. Walaupun banyak alasan alasan lain yang selain itu. Yang memerlukan pendanaan dalam jumlah yang cenderung besar bagi perusahaan.
Contohnya, perusahaan yang akan melakukan ekspansi usaha dengan mengakuisisi perusahaan sejenis atau perusahaan suplier, membeli atau membangun aset aset tetap jangka panjang seperti tanah, pabrik, mesin ataupun proyek konstruksi yang lain.
Tempo dalam pengembalian pendanaan jangka panjang umumnya lebih dari lima tahun buku.
Jenis pendanaan jangka panjang contohnya adalah penerbitan obligasi, hipotik ataupun listing go public dilantai bursa dengan IPO saham perusahaan.
Asal Sumber Pendanaan Perusahaan
1. Sumber Internal Perusahaan
Pendanaan yang berasal dari internal perusahaan contohnya adalah retained earning (laba ditahan).
Laba ditahan didapat dari besarnya laba perusahaan yang diperoleh pada periodde tertentu.
Laba perusahaan pada periode tertentu belum tentu bisa menjadi laba ditahan yang bisa digunakan untuk pendanaan perusahaan.
Laba perusahaan akan dibagi menjadi 2. Laba ditahan dan deviden yang akan dibagikan kepada pemilik perusahaan.
Besar kecilnya laba ditahan dan deviden diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perusahaan.
Persentasenya tergantung pada hasil RUPS, apakah laba akan dibagikan seluruhnya menjadi deviden, atau menjadi laba ditahan atau sekian persen deviden dan sekian persen menjadi laba ditahan
Semuanya tergantung pada keputusan dalam RUPS perusahaan.
Penyusutan. Berbagai sumber menyebutkan penyusutan adalah salah satu sumber pendanaan internal. Namun saya pribadi masih belum bisa menjelaskan bagaimana penyusutan bisa menjadi sumber pendanaan yang bisa dipakai oleh manajemen keuangan.
2. Sumber Eksternal Perusahaan
Pendanaan yang berasal dari eksternal perusahaan adalah sumber dana yang berasal dari para kreditur dan pemilik perusahaan. Apa ? pemilik perusahsaan adalah sumber eksteral ? Ya dalam dunia akuntansi, dalam perusahaan yang modern. Pemilik dan perusahaan adalah 2 entitas yang terpisah satu sama lain. Harus dipisahkan dan tidak boleh dicampur-baurkan Sumber dana perusahaan yang berasal dari kreditur adalah hutang bagi perusahaan. Pendanaan seperti ini biasanya disebut dengan debt financing. Sumber dana perusahaan yang berasal dari pemilik adalah penambah modal bagi perusahaan. Pendanaan ini bisa mengubah kompisisi ekuitas pada neraca perusahaan. Pendanaan seperti ini biasanya disebut dengan equity financing. Pihak pihak yang menjadi sumber dana eksternal biasanya terdiri dari :
# Supplier
Supplier umumnya memberikan pinjaman dalam bentuk bukan cash. Namun dalam bentuk pemberian kredit dalam transaksi pembelian barang atau persediaan perusahaan. Pinjaman ini biasanya untuk jangka pendek atau kurang dari satu tahun buku. Walaupun ada juga yang jangka menengah dan panjang.
# Bank
Bank adalah sasaran utama manajemen keuangan dalam mencari sumber dana bagi perusahaan. Baik untuk jangka pendek, menengah bahkan jangka panjang sekalipun.
# Pasar Modal
Didalam pasar modal, perusahaan bisa mencari sumber dana dengan cara menerbitkan obligasi ataupun saham baru (IPO atau right isssu). Obligasi akan menambah hutang perusahaan, dan pernbitan saham baru akan menambah permodalann perusahaan sekaligus mengubah struktur komposisi ekuitas pada neraca perusahaan. Bergabung dengan pasar modal, perusahaan bisa dengan mudah mendapatkan pendanaan. Dipasar modal sudah siap ribuan kreditor ataupun investor yang akan membeli obligasi, saham ataupun surat berharga yang diterbitkan perusahaan untuk pendanaan mereka.
Berbagai cara diatas bisa dilakukan oleh manajer keuangan dalam usaha untuk mendapatkan dana perusahaan,
Dengan mendapatkan dana yang dibutuhkan, yang sudah dianggarkan, yang telah direncanakan oleh manajemen keuangan perusahaan. Perusahaan bisa memiliki gerak ruang yang cukup untuk bisa beroperasi, melakukan ekspansi usaha, diversifikasi usaha ataupun hanya untuk sekedar bertahan hidup.
PENGGUNAAN DANA
Menggunakan dana perusahaan adalah suatu kegiatan dalam menggunakan atau menginvestasikan dana yang ada pada berbagai bentuk aset. Penggunaan dana tersebut dibuat dalam laporan perubahan yang disusun atas dasar dua neraca untuk dua waktu. Laporan tersebut menggambarkan perubahan dari masing-masing elemen tersebut yang mencerminkan adanya sumber atau penggunaan dana. Setelah mengetahui apa itu mendapatkan dana perusahaan, berikut penggunaan dana perusahaan :
Membayar Kewajiban (Utang)
Penggunaan dana dapat dilakukan untuk pembayaran utang yang jatuh tempo. Terlebih lagi untuk utang jangka panjang yang dapat menyebabkan pailit jika perusahaan tidak dapat memenuhi pembayaran tersebut.
Membiayai Kegiatan Operasional Perusahaan
Perusahaan dapat mengeluarkan dana untuk kegiatan operasional perusahaan agar dapat berjalan dengan lancar. Jika hal ini tidak dilakukan, perusahaan akan mengalami penurunan produktivitas dan kerugian bagi perusahaan.
Investasi atau Pengembangan Usaha
Manajemen keuangan dapat menginvestasikan dana yang didapatkan dalam bentuk aktiva tetap. Contohnya membangun gedung baru, perluasan usaha, membeli sarana dan prasarana yang baru untuk mengembangkan usaha perusahaan.
Pada umumnya rasio keuangan yang dihitung dapat dikelompokkan menjadi enam jenis yaitu:
Rasio Leverage, rasio ini digunakan untuk mengukur seberapa banyak dana yang disupply oleh pemilik perusahaan.
Rasio Likuiditas, rasio ini untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban finansial jangka pendek.
Rasio Penilaian, rasio ini merupakan ukuran prestasi perusahaan yang paling lengkap.
Rasio Leverage, rasio ini digunakan untuk mengukur seberapa banyak dana yang disupply oleh pemilik perusahaan.
Rasio Aktivitas, rasio ini digunakan untuk mengukur efektivitas manajemen dalam menggunakan sumber dayanya.
Rasio Pertumbuhan, rasio ini digunakan untuk mengukur seberapa baik perusahaan mempertahankan posisi ekonominya.
Rasio Profitabilitas, rasio ini digunakan untuk mengukur efektivitas manajemen yang dilihat dari laba yang dihasilkan terhadap penjualan dan investasi perusahaan.
Tentu saja manajemen keuangan mengambil keputusan untuk penggunaan dana ini harus sesuai dengan tujuan dari perusahaan. Keputusan yang diambil telah disetujui oleh direksi ataupun pemimpin perusahaan agar penggunaan dana berada di kebutuhan yang tepat.
ALIRAN DANA MANAJEMEN KEUANGAN
Manajemen yang mengkaitkan pemerolehan (acquitition), pembiayaan /pembelanjaan (financing) dan manajemen aktiva dengan tujuan secara menyeluruh dari suatu perusahaan. (Manajemen terhadap fungsi keuangan)
¨Semua kegiatan / aktivitas perusahaan yang bersangkutan dengan usaha mendapatkan dana yang dibutuhkan oleh perusahaan beserta usaha untuk menggunakan dana tersebut seefisien mungkin.
Manajemen keuangan dalam perkembangannya telah berobah :
Dari studi yang bersifat deskriptif menjadi studi yang meliputi analisa & teori yang normative
Dari bidang yang meliputi penggunaan dana / alokasi dana, manajemen dari aktiva & penilaian perusahaan di dalam pasar secara keseluruhan
Dari bidang yang menekankan pada analisa extern perusahaan menjadi bidang yang menekankan pada pengambilan keputusan di dalam perusahaan
Pada hakekatnya masalah manajemen keuangan adalah :
Menyangkut masalah keseimbangan finansial didalam perusahaan yaitu mengadakan keseimbangan antara aktiva dengan pasiva yang dibutuhkan serta mencari susunan kwalitatif daripada aktiva & pasiva tersebut dengan sebaik-baiknya.
¨ Pemilihan susunan kwalitatif daripada aktiva akan menentukan ‘ Struktur Kekayaan Perusahaan ‘
¨ Pemilihan susunan kwalitatif daripada pasiva akan menentukan ‘ Struktur Finansial’ & ‘ Struktur Modal ‘ Perusahaan.
Fungsi penggunaan dana (Allocation of fund)
Keputusan investasi/Capital budgeting / Investment decition
Pembelanjaan aktif
Bagaimana menggunakan dana secara efisien
Alokasi ke AL & AT (aktiva riil)
Fungsi mendapatkan dana (raising decision) / Obtion of funds
Keputusan pembelanjaan /Financing decision
Pembelanjaan pasif
Bagaimana memperoleh dana yang paling efisien (murah)
Model bisnis adalah suatu cara yang paling mudah dan sederhana untuk mengggambarkan bisinis yang Anda pikirkan. Biasanya model bisnis menggambarkan pemikiran tentang bagaimana sebuah perusahaan menciptakan nilai-nilai sosial, ekonomi atau bentuk nilai lainnya.
Model bisnis juga merupakan salah satu inti utama dari perusahaan karena sebuah perusahaan harus memiliki cara untuk mendapatkan profit yang digunakan untuk bertahan hidup dan juga dapat digunakan untuk investasi jangka panjang.
Selain itu, Anda juga harus paham betul apa masalah yang dihadapi konsumen sehingga model yang akan dipersiapkan lebih sesuai dengan konsumen serta berjalan lebih baik disbanding pesaing bisnis Anda.
Kesalahan fatal yang biasa dilakukan oleh CEO atau owner adalah membuat model bisnis jenis baru sedangkan model bisnis yang dipakai untuk mendapatkan uang tersebut belum pernah diterapkan sebelumnya dan belum terbukti sehingga risiko kerugian lebih besar.
The Business Model Canvas (BMC)
Bisnis model canvas adalah alat representasi visual yang dapat menjelaskan secara komprehensif sebuah proses bisnis. Dengan tools BMC ini, kita dapat memahami sebuah bisnis secara garis besar tanpa harus membuat dokumen bisnis plan panjang lebar.
Business Model Canvas adalah sebuah strategi dalam manajemen yang berupa visual chart yang terdiri dari 9 elemen untuk membantu perencanaan bisnis sebelum dibentuk.
Model bisnis ini pertama kali diperkenalkan oleh Alexander Osterwalder dalam bukunya yang berjudul Business Model Generation. Dalam buku tersebut, Alexander mencoba menjelaskan sebuah framework sederhana untuk mempresentasikan elemen-elemen penting yang terdapat dalam sebuah model bisnis.
kenapa business model canvas ini sangat penting sebelum memulai bisnis? Karena dengan kesembilan elemennya, sebenarnya kita sudah bisa memvalidasi apakah satu ide bisnis itu potensial atau tidak. Karena itu, membuat bisnis model canvas adalah hal paling awal yang biasanya dibutuhkan seorang pengusaha pemula atau pengusaha yang mau membuat suatu usaha baru.
The 9 Building Blocks
Berikut deskripsi dan panduan mengisi secara mudah kesembilan blok yang ada dalam bisnis model canvas.
Customer segments Bagian ini akan menjelaskan siapa pelanggan potensial dari produk Anda. Bisa juga berisi profil orang yang memiliki masalah yang akan dipecahkan oleh bisnis Anda. Untuk model bisnis ecommerce yang berkembang sekarang ini, customer segment mencakup si penjual barang dan pembeli. Untuk lebih jelas mengenali siapa segmentasi pelanggan Anda, ada baiknya kamu juga mempelajari apa itu buyer persona.
Value Propositions Blok ini berisi tentang nilai tambah yang akan membuat bisnis Anda terlihat menarik dan berbeda dengan bisnis lainnya. Biasanya berupa solusi atau inovasi yang Anda tawarkan dan menjadi keunggulan utama perusahaan.
Channel Sederhananya, channel adalah media yang bisnis Anda gunakan untuk men-deliver solusi yang kamu tawarkan untuk sampai ke konsumen. Channel ini bisa berupa website, online advertisement, aplikasi, bahkan seorang sales person. Untuk mempelajari lebih dalam mengenai channel marketing di era modern, kamu bisa simak dalam tulisan strategi marketing era digital.
Customer Relationships Jika channel lebih banyak menjangkau orang yang belum tahu produk Anda, maka customer relationship adalah kebalikannya. Kamu harus tahu bagaimana cara bisnis Anda bisa terus keep in touch dengan para pelanggan. Bentuknya pun bisa sangat beragam, mulai dari newsletter, layanan after sales, dan sejenisnya.
Revenue Streams Pada kedua blok bagian bawah (cost & revenue), kamu perlu menjabarkan struktur finansial dari perusahaan. Di bagian revenue, tentu yang perlu kamu tuliskan adalah produk/jasa apa saja yang dapat memberikan pemasukan.
Key Activities Blok ini adalah bagian yang menjelaskan bagaimana kamu bisa menciptakan value preposition perusahaan. Jika bisnis kamu adalah product-based, maka inovasi teknologi dalam proses pembuatan produk bisa menjadi key activities.
Key Resources Sumber daya utama, key resources merupakan kolom yang akan menjelaskan asset strategis perusahaan. Aset ini bisa berupa bahan baku produk, infrastruktur yang dibutuhkan dan semacamnya.
Key Partnerships Tidak ada bisnis besar yang berjalan sendiri, dalam menjalankan sebuah aktivitas bisnis, tentu kita membutuhkan mitra. Disinilah tempat kita memasukkan mitra strategis yang kita miliki. Dalam konteks bisnis, mitra bisa berupa supplier, vendor, agensi, dan sejenisnya.
Cost Structure Pada bagian terakhir ini, kita harus menentukan biaya apa saja yang dibutuhkan untuk menjalankan keseluruhan aktivitas bisnis. Untuk mempermudah,struktur biaya dapat diisi berdasarkan isian pada kolom key activities, key resources, dan channel.
Example (Contoh BMC)
Berikut contoh BMC dari rencana bisnis wirausaha sosial Strawberry24. Usaha Strawberry24 bertujuan untuk memproduksi makanan sehat berbahan dasar buah strawberry segar. Berikut model bisnis canvasnya.
Secara umum, bisa saya katakan semua bisnis bisa menggunakan BMC sebagai tools untuk mengevaluasi bisnis modelnya. Selama aktivitas dari entitas Anda berhubungan dengan keluar-masuknya uang, BMC masih cukup bisa diandalkan sebagai alat analisis yang baik.
Untuk beberapa kategori bisnis, blok BMC bisa mengalami modifikasi. Contoh sederhana adalah Bisnis Model Canvas untuk kategori wirasuaha sosial (social entrepreneurship) dimana ada tambahan blok berupa social impact, beneficiaries dan semacamnya.
Banyak hal yang harus dilakukan founder untuk memastikan bisnis startup berjalan baik ketika diluncurkan, salah satunya dengan mematangkan model bisnis (business model). Model bisnis adalah strategi yang akan dilakukan startup untuk menghasilkan nilai (value) untuk berbagai pihak yang terlibat dalam proses itu sendiri.
Penting untuk menjadi catatan, model bisnis berbeda dengan rencana bisnis (business plan). Tujuan model bisnis ialah untuk membantu startup memvalidasi sumber daya, aktivitas, kanal, hingga hubungan yang akan dijalin. Sementara rencana bisnis lebih kepada strategi untuk mencapai target yang diinginkan — sehingga nantinya akan berbicara mengenai pemasaran, keuangan, dan lain-lain.
Dalam membuat sebuah proposal bisnis, kita perlu membuat sebuah tulisan ringkas yang dapat merangkum secara garis besar rencana bisnis. Dalam bahasa bisnis, ringkasan dalam bisnis plan ini biasa disebut sebagai executive summary atau ringkasan eksekutif.
Ringkasan eksekutif biasanya ditujukan kepada calon investor ataupun saat bisnis kita melakukan rekrutmen tenaga ahli. Oleh karena ini, isi dari sebuah ringkasan eksekutif haruslah mencakup poin-poin utama seperti latar belakang, deskripsi singkat, masalah yang diselesaikan, target pasar serta proyeksi keuangan ke depan.
Untuk membuat sebuah ringkasan eksekutif yang baik, diperlukan pengalaman yang cukup serta pembelajaran dari contoh-contoh ringkasan eksekutif perusahaan yang ada.
Mengenal Bisnis Model Canvas
Business Model Canvas ini terdiri dari 9 pilar utama yang merangkum proses bisnis mulai dari value perusahaan, segmen pelanggan, hingga struktur finansial. Dengan kesembilan blok ini, sebenarnya kita sudah bisa memvalidasi apakah satu ide bisnis itu potensial atau tidak.
Oleh karenanya, membuat bisnis model canvas adalah hal paling awal yang biasanya dibutuhkan seorang pengusaha pemula. Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana cara membuat sebuah bisnis model canvas yang baik?
Jawaban sederhananya tentu dengan banyak berlatih membuat model bisnis canvas. Cara lain yang lebih efektif adalah dengan memahami secara mendalam setiap elemen dari BMC. Berikut deskripsi dan panduan mengisi secara mudah kesembilan blok yang ada dalam bisnis model canvas.
Customer segments Bagian ini akan menjelaskan siapa pelanggan potensial dari produk Anda. Bisa juga berisi profil orang yang memiliki masalah yang akan dipecahkan oleh bisnis Anda. Untuk model bisnis ecommerce yang berkembang sekarang ini, customer segment mencakup si penjual barang dan pembeli. Untuk lebih jelas mengenali siapa segmentasi pelanggan Anda, ada baiknya kamu juga mempelajari apa itu buyer persona.
Value Propositions Blok ini berisi tentang nilai tambah yang akan membuat bisnis Anda terlihat menarik dan berbeda dengan bisnis lainnya. Biasanya berupa solusi atau inovasi yang Anda tawarkan dan menjadi keunggulan utama perusahaan.
Channel Sederhananya, channel adalah media yang bisnis Anda gunakan untuk men-deliver solusi yang kamu tawarkan untuk sampai ke konsumen. Channel ini bisa berupa website, online advertisement, aplikasi, bahkan seorang sales person. Untuk mempelajari lebih dalam mengenai channel marketing di era modern, kamu bisa simak dalam tulisan strategi marketing era digital.
Customer Relationships Jika channel lebih banyak menjangkau orang yang belum tahu produk Anda, maka customer relationship adalah kebalikannya. Kamu harus tahu bagaimana cara bisnis Anda bisa terus keep in touch dengan para pelanggan. Bentuknya pun bisa sangat beragam, mulai dari newsletter, layanan after sales, dan sejenisnya.
Revenue Streams Pada kedua blok bagian bawah (cost & revenue), kamu perlu menjabarkan struktur finansial dari perusahaan. Di bagian revenue, tentu yang perlu kamu tuliskan adalah produk/jasa apa saja yang dapat memberikan pemasukan.
Key Activities Blok ini adalah bagian yang menjelaskan bagaimana kamu bisa menciptakan value preposition perusahaan. Jika bisnis kamu adalah product-based, maka inovasi teknologi dalam proses pembuatan produk bisa menjadi key activities.
Key Resources Sumber daya utama, key resources merupakan kolom yang akan menjelaskan asset strategis perusahaan. Aset ini bisa berupa bahan baku produk, infrastruktur yang dibutuhkan dan semacamnya.
Key Partnerships Tidak ada bisnis besar yang berjalan sendiri, dalam menjalankan sebuah aktivitas bisnis, tentu kita membutuhkan mitra. Disinilah tempat kita memasukkan mitra strategis yang kita miliki. Dalam konteks bisnis, mitra bisa berupa supplier, vendor, agensi, dan sejenisnya.
Cost Structure Pada bagian terakhir ini, kita harus menentukan biaya apa saja yang dibutuhkan untuk menjalankan keseluruhan aktivitas bisnis. Untuk mempermudah,struktur biaya dapat diisi berdasarkan isian pada kolom key activities, key resources, dan channel.
Contoh Bisnis Model Canvas Bisnis Makanan
Berikut contoh BMC dari rencana bisnis wirausaha sosial Strawberry24. Usaha Strawberry24 bertujuan untuk memproduksi makanan sehat berbahan dasar buah strawberry segar. Berikut model bisnis canvasnya.
Bagaimana, mudah saja bukan? Jika kamu masih merasa kesulitan dalam membuat BMC, ada metode lain menggunakan daftar pertanyaan. Jawaban dari setiap pertanyaan itulah isi dari setiap elemen business model canvas. Berikut pertanyaan dari masing-masing kolom.
Mengenal Lebih Jauh Tentang Bisnis Model Canvas
Pada dasarnya, BMC merupakan sebuah bentuk penyederhanaan proposal bisnis yang ditujukan untuk enterpreneur pemula. Mengapa? Sebab, bagi pebisnis baru, membuat perencanaan bisnis yang panjang lebar cukup menyulitkan. Lantas, apa sebenarnya tujuan dari pembuatan BMC sendiri?
Memudahkan enterpreneur untuk menentukan alur bisnis yang ditekuni mulai dari segmen paling dasar.
Meringkas perencanaan bisnis dalam bentuk yang lebih padat.
Sebuah proposal model baru untuk mendapatkan investasi bisnis.
Sebagai media justifikasi atas potensi bisnis yang hendak ditekuni.
Cara Pembuatan Business Model Canvas
Lantas, bagaimana cara untuk menyusun bisnis model canvas agar memenuhi kesembilan elemen penting tersebut? Hanya ada 2 tahapan dalam penyusunan business model canvas yang menguatkannya sebagai sebuah proposal bisnis sederhana.
1. Menyusun Kuesioner
Apa maksudnya dengan menyusun kuesioner atau daftar pertanyaan? Ini adalah tahapan pertama di mana pertanyaan-pertanyaan penting yang mengacu pada masing-masing pilar disusun. Tujuannya, tentu mempermudah pengisian elemen-elemen BMC sebab hanya perlu menjawab kuesioner yang telah dirangkai sebelumnya. Seperti apa poin-poin pertanyaan yang tepat untuk dijadikan landasan business model canvas?
Pilar
Contoh Kuesioner
Segmentasi Konsumen
Seperti apa karakteristik individu yang potensial menjadi konsumen?
Proposisi Nilai
Apa daya tarik utama produk dibandingkan dengan kompetitor sekaligus keunikannya?
Jalur
Bagaimana metode pemasaran yang paling efektif untuk mengenalkan produk kepada calon konsumen?
Hubungan dengan Pelanggan
Bagaimana cara untuk menjalin hubungan baik dengan konsumen dan memastikan loyalitas mereka?
Sumber Pendapatan
Apa saja sumber modal yang dimiliki dan potensi modal yang ada?
Aktivitas Kunci
Bagaimana cara agar target perusahaan dapat tercapai?
Sumber Daya Utama
Apa saja aset yang telah dimiliki atau wajib untuk segera disediakan demi kemajuan bisnis?
Mitra Kunci
Siapa saja yang telah atau berpotensi menjadi pendukung bisnis?
Struktur Pembiayaan
Berapa jumlah total dana yang perlu dikucurkan agar semua aktivitas bisnis dapat tereksekusi dengan baik?
2. Penyusunan Pilar Berdasarkan Kuesioner
Tahapan kedua dalam bisnis model canvas adalah mulai menyusun elemen-elemen dengan menjadikan kuesioner yang telah dibuat sebelumnya sebagai acuan. Tentu, jawaban dalam masing-masing pilar berbeda, tergantung pada bisnis yang digeluti. Sebagaimana telah disinggung sebelumnya, penyusunan elemen akan lebih mudah dan singkat jika sepenuhnya menjadikan kuesioner sebagai pedoman.
Bisnis Model Canvas Template
Contoh Business Model Canvas
Berikut ini merupakan sebuah contoh business model canvas yang dapat diterapkan :
Bisnis Model Canvas Kafe Kopi Kulo
Segmentasi Konsumen
Target konsumen merupakan generasi millennial dengan rentang usia 15-40 tahun.
Pelajar.
Mahasiswa.
Pegawai.
Proposisi Nilai
Kopi Kulo menyediakan kopi aneka varian yang kekinian dengan cita rasa otentik dan bahan baku berkualitas terbaik.
Kopi Kulo merupakan kafe yang nyaman untuk menghabiskan waktu luang.
Jalur
Sosial media
Bazaar instansi.
Karnaval kuliner.
Aplikasi pengantaran makanan daring.
Hubungan dengan Pelanggan
Memberikan diskon 50% untuk pembelian kedua.
Promo gratis satu cup Kopi Kulo varian tertentu dengan membeli dua cup kopi.
Harga promo untuk event tertentu seperti karnaval kuliner dan bazaar.
Promo khusus untuk pembelian melalui aplikasi pengantaran makanan daring.
Sumber Pendapatan
Modal pribadi pemilik Kafe Kulo.
Investasi pihak ketiga.
Penjualan per cup Kopi Kulo.
Penjualan menu pendamping Kopi Kulo.
Sistem bagi hasil melalui kerja sama dengan pedagang yang menitipkan produk di Kopi Kulo.
Aktivitas Kunci
Membeli biji kopi kualitas terbaik dari petani.
Menggunakan bahan-bahan pendamping yang berkualitas.
Memberikan pelayanan terbaik, cepat dan ramah.
Mempertahankan kualitas rasa dari produk-produk yang ditawarkan dari Kopi Kulo.
Sumber Daya Utama
Lokai penjualan yang strategis, dekat dengan instansi dan lembaga pendidikan.
Mesin espresso otomatis.
Petani kopi dengan kualitas biji kopi terbaik.
Suplaier bahan dan alat pelengkap.
Sumber Daya Utama
Lokai penjualan yang strategis, dekat dengan instansi dan lembaga pendidikan.
Mesin espresso otomatis.
Petani kopi dengan kualitas biji kopi terbaik.
Suplaier bahan dan alat pelengkap.
Sumber Daya Utama
Lokai penjualan yang strategis, dekat dengan instansi dan lembaga pendidikan.
Mesin espresso otomatis.
Petani kopi dengan kualitas biji kopi terbaik.
Suplaier bahan dan alat pelengkap.
Mitra Kunci
Petani kopi.
Suplaier bahan.
Penyelenggara event festival kuliner.
Influencer.
Struktur Pembiayaan
Penyediaan alat.
Penyediaan lokasi kafe.
Penyediaan bahan baku.
Biaya promosi (pembukaan, festival kuliner, pekan promosi, dan promo kerja sama).
Business Model Canvas Sebuah Proposal Penting
Melalui ulasan perihal pengertian, elemen, cara pembuatan serta contoh dari business model canvas di atas, tidak dapat dipungkiri perihal nilai pentingnya dalam sebuah bisnis. Banyak manfaat yang didapatkan melalui penerapan BMC ini :
Bisnis dapat berjalan sesuai lajur yang ditentukan dan mendapatkan hasil sesuai harapan.
Semua pihak yang terlibat memiliki porsi yang jelas dalam pengelolaan dan pengembangan bisnis.
Target dapat dicapai lebih cepat.
Ekspansi usaha lebih mudah.
Kontrol pemilik terhadap bisnis lebih kuat.
Dengan sederet manfaat nyata yang ditawarkan, tentunya tidak ada alasan untuk tidak menyusun business model canvas dalam sebuah perintisan usaha. Terutama bila mengingat BMC sendiri lebih ringkas bila dibandingkan dengan proposal bisnis yang rumit. Anda dapat menyusun sendiri BMC tanpa bantuan tenaga profesional.
Bisnis model canvas merupakan sebuah dokumen penyederhanaan dari perencanaan usaha yang biasanya menjadi momok bagi para enterpreneur. Melalui penerapan BMC, para usahawan, terutama pebisnis pemula, dapat menentukan prioritas, langkah, dan masa depan usaha yang digeluti dengan lebih mudah.
CONTOH BUSINESS MODAL CANVAS (FASHION)
Fashion merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari gaya penampilan sehari-hari. Fashion digunakan untuk menunjang penampilan pememakainya. Fashion item yang digunakan seperti pakaian dan aksesoris bukan hanya bertujuan untuk menutupi tubuh, tapi juga menjadi cara untuk mengekspresikan dan mempresentasikan diri. Selain untuk mengekspresikan diri, fashion atau busana dapat menjadi sebuah bahan penilaian awal seseorang atau first imprssion, oleh kerenanya seseorang perlu untuk memperhatikan busana yang dikenakannya. Pasar pakaian wanita di Indonesia selama periode tahun 2010-2015 mengalami pertumbuhan, dimana terjadi peningkatan volume penjualan sebesar 4,4% per tahun dan juga nilai penjualan yang meningkat 13,2% per tahun (Euromonitor International, 2016). Pada tahun 2015, volume penjualan pakaian wanita mencapai 319,2 juta unit dengan nilai mencapai Rp 50,8 triliun (bppp.kemendag.go.id, 2016).
Meningkatnya penjualan pakaian wanita ini selain karena adanya kebutuhan juga didorong oleh adanya tren gaya pakaian wanita yang selalu berubah atau berkembang sesuai zaman. Berdasarkan hal tersebut, terdapat peluang besar untuk memproduksi dan menjual produk pakaian yang dikhususkan untuk wanita. Penulis ingin mengembangkan bisnis fashion wanita jenis luaran atau outer berupa cardigan, jaket jeans dan jas wanita/blazer. Cardigan, jaket jeans, dan jas wanita/blazer ini hadir dalam berbagai warna, namun cenderung memiliki penampilan yang polos. Oleh karena itu, penulis ingin mempercantik tampilan dari fashion item tersebut sehingga menjadi lebih mernarik dengan menggunaka payet atau manik-manik yang secara khusus dirangkai menggunakan tangan (handcraft). Dimana payet/manik-manik tersebut akan memberikan sentuhan yang berbeda dan memberikan kesan yang lebih elegan pada cardigan, jaket jeans, dan blazer yang semulanya memiliki penampilan polos. Dengan menambahkan payet/manik-manik juga akan memberikan nilai tambah pada fashion item tersebut. Payet/manik-manik yang digunakan tidak begitu banyak namun tetap memberikan penampilan dari outer atau luaran menjadi lebih cantic dan elegan. Nama dari Ide Bisnis ini adalah “MANIQ”.
MANIQ mengembangkan Business Model Canva yang terdiri dari 9 (Sembilan) elemen, meliputi customer segmentation, value proposition, channels, customer relationship, revenue stream, key activities, key resources, key partner dan cost structure. Diharapkan dengan membuat Business Model Canva ini, MANIQ dapat menyusun strategi dengan baik, lebih terarah dalam merealisasikan dan mengembangkan bisnis dan produknya. Berikut Business Model Canva ide bisnis MANIQ:
1. Customer Segment
Dalam menjalankan bisnisnya, MANIQ memiliki segmentasi pelanggan yang dikhususkan pada wanita. Segmentasi pelanggan berdasarkan umur adalah yang berusia 17 – 45 tahun. Produk MANIQ jenis cardigan dan jaket jeans ini cocok untuk segmentasi pelanggan yang berstatus siswa dan mahasiswa. Sedangkan yang jenis jas wanita/blazer cocok untuk segmentasi pelanggan yang berstatus mahasiswa dan pekerja kantoran.
2. Value Proposition
Value Proposition dari produk MANIQ terdiri dari tiga, yaitu yang pertama adalah elegant. Payet atau manik-manik yang akan dipasangkan pada produk akan memberikan kesannya yang elegan pada cardigan, jaket jeans, dan blazer yang semulanya memiliki penampilan polos. Payet/manik-manik yang digunakan tidak begitu banyak namun tetap memberikan penampilan dari outer atau luaran menjadi lebih cantik dan elegan. Value Proposition kedua adalah exlusive, payet atau manik-manik yang akan di pasang pada cardigan, jaket jeans, dan blazer ini akan dibentuk dipasang dan dijait langsung menggunakan tangan satu persatu dimana desain atau pattern-nya akan berbeda pada masing-masig produk, sehingga antara satu produk dan produk lainnya akan memiliki desain payet atau manik-manik yang berbeda. Selanjutnya, yang ketiga adalah memberdayakan wanita, artinya adalah MANIQ berusaha untuk memberdayakan ibu-ibu rumah tangga yang tidak bekerja untuk membuat dan memasang payet atau manik-manik tersebut. Proses pembuatan dan pemasangan payet atau manik-manik dilakukan dikediaman dari ibu-ibu tersebut, sehingga selain mengurus rumah dan anak, ibu-ibu rumah tangga tersebut dapat bekerja dan menghasilkan uang. Mengenai informasi bahwa produk-produk MANIQ dibuat secara handmade atau handcraft oleh ibu-ibu rumah tangga ini akan disampaikan kepada calon pelanggan.
3. Channels
Channels merupakan cara yang dilakukan perusahaan dalam menjangkau, berkomunikasi dan menyampaikan value proposition kepada para calon pelanggan atau customer segment. Kotler & Keller (2009) menyebutkan bahwa channels merupakan kumpulan organisasi yang saling bergantung dan terlibat dalam proses menyampaikan produk atau layanan untuk dibeli dan dikonsumsi oleh pelanggan. Berikut Channels yang digunakan oleh MANIQ dalam menyampaikan produk dan value proposition-nya kepada pelanggan:
a. Awareness
MANIQ akan menggunakan dan memanfaatkan platform media sosial dalam memperkenalkan dan menyampaikan informasi terkait dengan produk yang dijual. Media sosial yang dipilih untu meningkatkan kesadaran pelanggan akan produk yang dihasilkan adalah Instagram. MANIQ ingin menciptakan awareness kepada masyarakat akan produk-produknya melalui konten-konten posting-an di instagram. Selain itu, melalui penggunaan instagram ini diharapkan para pelanggan dapat dengan mudah untuk melihat informasi terkait produk dan jika ingin menanyakan atau memesan produk MANIQ.
b. Purchasing
Pelanggan dapat memesan dan membeli produk MANIQ dengan cara onfline maupun online. Pelanggan bisa mendapatkan produk dengan memesan melalui Instagram, dan MANIQ juga menyediakan saluran pemesan produk online melaui WhatsApp Messanger. Melalui pembelian secara online tersebut, pelanggan bisa melakukan pembayaran via transfer dari bank. Selain pembelian online, MANIQ juga akan melayani pembelian secara offline melalui bazar-bazar yang akan MANIQ ikuti. Pelanggan dapat bertanya mengenai produk yang dipajang, melihat produknya secara langsung, serta melakukan pembayaran secara cash pada bazar tersebut. Selain itu, pelanggan juga dapat produk dari MANIQ sebelum memutuskan untuk membelinya.
c. Delivery
Untuk pembelian secara online, MANIQ menyampaikan produknya hingga sampai ke tangan pelanggan dengan melalui penggunaan delivery service seperti JNE, J&T dan SiCepat. Biaya dari penggunaan delivery service tersebut akan ditanggung oleh pelanggan.
4. Customer Relationship
Dalam menyampaikan produknya, MANIQ menggunakan beberapa cara hubungan dengan pelanggan, yaitu sebagai berikut:
a. Personal assistance
Personal assistance ini merupakan bentuk hubungan antara MANIQ dengan pelanggan dimana pelanggan dapat berkomunikasi secara langsung dengan admin MANIQ selama proses penjualan serta setelah pembelian selesai. MANIQ melalui platform media sosial, direct message Instagram dan WhatsApp Messanger, melakukan personal assistance dimana pelanggan dapat bertanya terkait produk, melakukan pemesanan, serta memberikan complain atau masukan yang berarti.
b. Co-creation
Co-creation ini merupakan hubungan yang dibangun MANIQ dengan pihak lain untuk menciptakan dan menghantarkan value kepada pelanggan. MANIQ bekerja sama dengan influencer Instagram terkemuka dengan melakukan endorsement produk MANIQ. Melalui testimoni yang dibuat oleh influencer tersebut di Instagram diharapkan mampu untuk menciptakan kepercayaan pelanggan akan produk yang dijual oleh MANIQ. Selain itu, MANIQ juga akan mengajak para pelangan untuk melakukan testimoni di Instagram, dimana pelanggan akan mem-posting outfit of the day mereka dengan menggunakan produk MANIQ dengan menggunakan caption yang menarik. MANIQ memilih 1 orang dengan postingan OOTD terbaiknya dan yang terpilih akan mendapatkan 15% cash back dari MANIQ untuk pembelian berikutnya.
c. After sales
Ini merupakan bentuk hubungan yang dibangun MANIQ untuk pelanggannya dengan memberikan garansi produk kepada pelanggan. Pelanggan dapat melakukan penukaran barang jika produk MANIQ produk yang diterima tidak sesuai dengan pesanan pelanggan dan jika terjadi kecacatan seperti payet atau manik-manik copot pada saat proses pengantaran.
d. Customer Greetings
MANIQ akan mengirimkan email dan dikomunikasikan melalui Instagram untuk memberikan special discount kepada pelanggannya untuk memperingati hari-hari besar tertentu, seperti Hari Raya Idul Fitri, Natal, Tahun Baru, dan hari-hari special lainnya. Selain itu MANIQ akan menyiapkan kartu greetings yang akan dimasukkan ke dalam setiap packaging yang akan diterima oleh pembeli produk MANIQ. Kartu greetings tersebut berisikan ucapan terimakasih kepada pelanggan yang telah membeli produk NAKAS dan juga berisikan informasi terkait dengan special discount yang yang sedang berlaku.
5. Revenue Stream
Pendapatan yang diterima oleh MANIQ akan berasal dari pembelian yang dilakukan oleh para pembeli produk MANIQ. Cara pembayaran dalam membeli produk MANIQ dapat dilakukan dengan transfer via bank untuk pembelian secara online dan pembayaran cash untuk pembelian yang dilakukan secara offline melalui bazar-bazar yang akan MANIQ ikuti. Harga yang MANIQ tawarkan adalah Fixed Price sehingga tidak ada tawar-menawar dalam melakukan pembelian dan transaksi. Pengurangan harga dapat dilakukan jika MANIQ sedang mengadakan special discount.
6. Key Activities
Key activities merupakan sekumpulan kegiatan inti yang dilakukan oleh MANIQ dalam memproduksi produknya. MANIQ memiliki lima kegiatan inti yang menjadi key activities dalam model bisnisnya. Kegiatannya sebagai berikut:
a. Desain Produk MANIQ akan melakukan pengembangan desain produknya yang terbagi atas tiga jenis outer, yaitu cardigan, jaket jeans dan jas wanita/blazer dengan warna-warna yang netral yang sedang diminati oleh masyarakat. Untuk payet atau manik-maniknya, MANIQ akan melakukan penggambaran desain dan menyediakan warna-warna payet yang sesuai dengan outer-nya sehingga akan harmonis.
b. Produksi Produksi merupakan keseluruhan proses pembuatan produk MANIQ mulai dari pemilihan bahan outer, pemilihan payet atau manik-manik, proses penjahitan outer, pemasangan payet dan pengemasan hingga produk MANIQ siap untuk dijual ke pelanggan.
c. Quality control MANIQ akan memastikan bahwa setiap produk yang akan diterima oleh pelanggan memiliki kondisi atau kualitas yang baik, seperti pengecekan pada kualitas jahitan outer dan memeriksa setiap detail dari payet atau manik-manik yang dipasang.
d. Marketing Marketing yang dijalankan oleh MANIQ merupakan kegiatan pemasaran produk dengan membuat konten-konten menarik yang dilakukan melalui platform media sosial Instagram.
e. Accounting & Financing Ini merupakan kegiatan untuk menyediakan dan mengatur pendanaan untuk seluruh aktivitas bisnis yang dilakukan oleh MANIQ dan smencatat seluruh transaksi yang terjadi. Kegiatan ini berfungsi untuk mengelola arus kas MANIQ sehingga kelancaran dan keberlanjutan bisnis MANIQ dapat terjamin.
7. Key Resources
Sumber daya utama dari MANIQ adalah terkait dengan financial, material yang digunakan, dan sumber daya manusia atau talent. Mengenai finansial, MANIQ menggunakan modal dari owner pemilik sendiri. Modal ini diperlukan untuk berjalankan bisnis MANIQ dengan membeli material-material yang diperlukan, biaya penjaitan, biaya pemasangan payet atau manik-manik dan transportasi. Kemudian material yang digunakan adalah berupa bahan dan payet atau manik-manik yang digunakan. Bahan yang MANIQ gunakan adalah bahan yang memiliki kualitas tinggi. Selanjutnya, talent atau sumber daya manusia adalah owner dan tim yang akan dibentuk yang bersepakat untuk mengembangkan dan mewujudkan ide bisnis ini. selain itu, sumber daya utama juga terdiri dari penjahit dan ibu-ibu rumah tangga yang akan memasang payet atau manik-manik.
8. Key Partner
MANIQ bekerjasama oleh beberapa pihak dalam memproduksi produk outer ini. MANIQ akan dibantu oleh supplier yang menyediakan bahan-bahan yang diperlukan untuk pembuatan outer. MANIQ juga bekerjasama dengan penjahit dari konveksi yang sudah MANIQ percaya untuk membantu dalam proses produksi. Selain itu, MANIQ juga menggunakan pelayanan delivery service seperti JNE, J&T dan SiCepat dalam menyampaikan produk sampai ke tanggan pelanggan. Kemudian, MANIQ menggunakan produk layanan bank untuk menunjang transaksi jual-beli dari pemesanan secara online, seperti BNI, BRI, BCA dan Mandiri.
9. Cost Structure
Struktur biaya yang dikeluarkan oleh MANIQ merupakan biaya produksi yang terdiri dari biaya pembelian material bahan, biaya jahit pada konveksi, pemasangan payet atau manik-manik, packaging dan biaya transportasi.
Apakah kamu ingin punya bisnis? Tapi kamu masih bingung dari mana kamu harus memulainya karena kamu belum punya ide bisnis?
Tenang, kamu gak sendirian, banyak kok di luaran sana yang sama seperti kamu, namun mereka mampu memulai bisnis karena mereka menemukan ide yang pas kemudian praktek.
Sebenarnya ada teknik atau cara yang bisa memancing ide kreatif kamu muncul. Kamu hanya perlu tenang tak perlu kebingungan. Kita sama sama diberi akal untuk berpikir. Jadi manfaatkan sebaik mungkin.
Pada dasarnya, menemukan ide bisnis tidaklah sulit. Akan tetapi, banyak pengusaha pemula yang kesulitan untuk mendapatkan sebuah ide bisnis. Padahal, jika dicermati lebih lanjut ada banyak metode yang bisa dilakukan untuk menangkap gagasan-gagasan brilian tersebut.
Lantas bagaimana cara menemukan ide hebat untuk bisnis yang berbeda? Jika Anda masih kebingungan dan membutuhkan petunjuk, berikut ini adalah beberapa cara yang bisa digunakan untuk menangkap ide bisnis yang tepat bagi Anda.
Lakukan Riset Bisnis dan Produk
Metode ini adalah metode terukur, di mana ide bisnis yang dicari dapat diperoleh melalui riset dan persentase yang dilakukan untuk memastikan jenis bisnis dan produk yang banyak diterima pasar. Riset bisnis ini bisa dilakukan dengan bantuan teknologi digital. Misalnya dengan mencari kata kunci melalui Google Trend untuk mengetahui tren bisnis pada suatu lokasi melalui persentase dan angka pencarian informasi tertinggi.
Serap Ide dari Masalah Tiap Orang
Setiap orang pasti memiliki masalah dan setiap masalah pasti membutuhkan solusi. Masalah-masalah yang pada awalnya bersifat personal rupanya telah banyak menginspirasi dan dikembangkan untuk menjadi ide bisnis cemerlang bagi banyak pebisnis sukses. Contoh nyata paling sederhana adalah usaha laundry.
Banyaknya mahasiswa yang tidak sempat mengurus cucian dan sulitnya mencari jasa asisten rumah tangga bagi para ibu-ibu bekerja, membuat munculnya jasa laundry menjadi solusi paling jitu untuk mengatasi masalah tersebut.
Belajar dari Kesuksesan Bisnis Orang
Usaha yang sukses dan mampu bertahan dalam jangka waktu lama pasti memiliki keunggulan yang patut dipelajari. Dari sana, Anda bisa menyaring dan mengaplikasikannya sebagai gagasan untuk ide bisnis yang hendak dirintis. Tapi menduplikasi sebuah bisnis yang sukses tidak harus sama persis.
Jangan lupa untuk mengamati, meniru, dan memodifikasi bisnis tersebut agar bisnis yang akan Anda tekuni sedikit berbeda, memiliki ciri khas, dan memiliki nilai lebih dari bisnis yang sudah ada.
Belajar dari Kekurangan Pesaing
Menemukan ide untuk bisnis ternyata dapat Anda temukan dari kelemahan kompetitor. Anda bisa menjelajahi social media atau website bisnis yang memiliki produk atau layanan serupa dengan bisnis yang ingin Anda tekuni. Lihatlah bagaimana tiap orang memberi ulasan di kolom komentar pada website tersebut. Catat apa saja keluhan yang ada. Hal-hal yang tidak bisa dipenuhi oleh pesaing Anda inilah yang dapat menjadi ide bagus untuk melahirkan sebuah bisnis baru.
Ikuti Perkembangan Tren
Tren adalah sesuatu yang banyak diminati oleh sekolompok orang pada satu waktu. Karena itu, sebuah ide bisnis yang mengikuti tren akan berpeluang untuk digemari dan banyak menjaring konsumen dalam waktu cepat. Tidak ada yang salah dengan mengikuti tren, selama Anda mampu membuat bisnis tersebut berbeda dari yang lain. Tetapi, karena sebuah tren biasanya cepat berlalu, maka pastikan juga Anda memiliki solusi seandainya tren bisnis tersebut mulai memudar dan tidak lagi digemari.
Selanjutnya, jika bisnis telah Anda miliki dan ide bisnis yang Anda terapkan sudah mulai berjalan, maka jangan lupa untuk mengelola keuangan dengan baik dan benar. Hal ini juga tidak kalah penting dalam sebuah bisnis. Keluar dan masuknya uang perusahaan harus ada di dalam laporan keuangan.
Mulai dari mindset memenuhi kebutuhan orang lain agar kamu menemukan ide “menarik”.
Kamu tentu paham bahwa bisnis yang sukses adalah bisnis yang mampu memenuhi kebutuhan orang banyak.
Bener gak?
Coba kamu perhatikan penjelasan berikut ini agar di pikiran kamu muncul banyak ide bisnis.
Kebutuhan itu ada banyak misalkan :
Butuh karena muncul trend misal model trend baju jaman now dll. Maka muncullah bisnis butik, para penjahit atau tailor, pakaian bekas dan bisnis fashion.
Ada juga yang butuh karena gengsi gengsian atau glamor. Maka muncul bisnis seperti otomotif mewah, sewa mobil mewah, baju model baru, furniture mewah, hingga bisnis Travel mewah.
Kebutuhan olah raga. Maka muncullah lapangan futsal, sewa billiard, sewa fitnes hingga sewa dan jual beli peralatan olah raga.
Kebutuhan pokok seperti makanan, minuman, pangan. Maka muncullah bisnis kuliner sukses, petani sukses, peternak sukses hingga tukang tengkulak sukses.
Kebutuhan hiburan. Maka muncul bisnis seperti Game, Youtube, Andong Andong, tempat wisata atau water park, panggung hiburan hingga tempat karaoke.
Kebutuhan mencari informasi. Maka muncul lah pengusaha besar sekaligus penguasa internet seperti Google search engine. Media informasi seperti blog, situs berita, majalah, hingga radio.
Kebutuhan teknologi seperti penciptaan gadget baru hingga para penjual aksesoris teknologi.
Dan masih banyak lagi, silahkan kamu buat versi kamu.
Selanjutnya ada lagi dalam perkembangannya menciptakan yang sudah ada namun menjadi lebih mudah.
contoh :
Toko online atau online shop membuat orang mudah belanja dari manapun.
Ada lagi Gojek, Grabcar, orang jadi mudah mencari jasa transportasi
Kemudahan transaksi seperti token listrik, jasa pulsa paket, dan lain lain.
“Setelah membaca penjelasan diatas , penulis yakin kamu sudah punya mindset bahwa bisnis sukses adalah bisnis yang mampu memenuhi kebutuhan orang banyak.”
Bawa buku catatan kecil dan alat tulis, lalu coba mulai perhatikan lingkungan, kemudian catat dengan cara membuat pertanyaan
Ketika kamu berada di kota, di desa, ditempat liburan atau dimanapun, coba renungkan dan perhatikan.
Lalu, buat pertanyaan yang memancing ide kamu seperti :
Misalkan kamu sedang melihat pengusaha atau bisnis, apakah bisa bisnis itu saya ikuti, apakah ada ide inovasinya. Atau…? Bagaimana peluangnya ya?
Apa ya yang sedang mereka butuhkan ya?
Jika kamu melihat sesuatu kegiatan, apakah ada peluang bisnis nya ya yang bisa saya garap?
Apakah hobi saya bisa diterapkan untuk seperti yang kamu lihat.
Dan buat versi bebas kamu. Pancing kreatifitas kamu.
Nah kamu tentu punya cara sendiri kan? Kamu punya segudang pertanyaan kreatif yang bisa kamu buat untuk menemukan ide tersebut. Coba terus dan mudah mudahan kamu akan menemukan ide bisnis yang menarik.
Bukan hanya itu..
Bahkan ketika kamu nonton televisi atau berselancar di internet, kamu bisa membuat pertanyaan atau memperhatikan dari apa yang ada untuk menemukan ide bisnis.
Mulai dari hobi kamu, ini merupakan saran dari sebagian besar pakar bisnis
Bisnis yang sesuai hobi biasanya akan membuat seseorang menikmati proses bisnis nya.
Mengapa?
Sudah jelas sekali bahwa jika bisnis tersebut sesuai hobi kamu, maka kamu tidak akan pernah merasa bekerja, karena kamu sedang menjalankan hobi kamu kan? Semuanya terasa ringan oleh kamu karena kamu suka.
Kamu bisa mencoba melakukan analisa pasar terkait hobi kamu. Coba ketahui, apakah ada peluang pasar yang bisa kamu raih dari hobi kamu tersebut.
Misalnya kamu hobi desain grafis, kamu bisa mencoba menjadi foto editor sekaligus fotografer. Jual foto kamu secara online.
Jika kamu hobi memasak, kamu bisa mencoba usaha kuliner.
Jika kamu hobi menulis, kamu bisa mencoba bekerja menjadi penulis lepas.
Silahkan kamu ambil selembar kertas, lalu kamu tulis apa saja yang paling kamu sukai. Lalu coba analisa apakah ada peluang bisnis yang bisa kamu garap berdasarkan apa yang kamu sukai tersebut.
Cara ini cukup efektif lho, coba saja kamu perhatikan, begitu banyak pengusaha sukses yang awalnya hanya sekedar hobi, tapi berubah menjadi bisnis besar.
Mencari sesuatu yang sedang trend saat ini
Jika kamu tidak memiliki hobi seperti penjelasan pada poin nomor 3 diatas, kamu bisa mencoba menemukan ide bisnis berdasarkan produk yang sedang trend saat ini.
Caranya bagaimana?
Mudah, kamu buka dan perhatikan situs e commerce besar seperti tokopedia, bukalapak, aliexpress, alibaba.
Lalu?
Cari menu kategori tentang produk yang sedang trend. Atau kamu bisa mengetik kata kunci pada mesin pencari dengan keyword “Top selling [Nama e commercenya]” atau “Best Selling [Nama e commercenya]”
Nah nanti kamu akan menemukan produk apa saja yang sedang laris manis di pasaran. Setelah itu, tentukan produk mana yang ingin kamu jadikan bisnis.
Cara ini memang tidak menjamin bisnis bisa bertahan lama, karena kita melihat berdasarkan trend. Akan tetapi bukan tidak mungkin pula mampu berkembang secara terus menerus dan bertahan lama.
Coba lakukan jalan jalan keluar daerah, kota, atau mungkin liburan keluar negeri
Otak manusia biasanya sangat peka bila sedang berada pada suasana santai seperti saat di perjalanan, liburan atau ketika menikmati suasana alam. Kondisi seperti ini biasanya akan muncul banyak sekali ide bisnis.
Untuk itu, kamu bisa mencoba teknik tersebut. Carilah tempat tujuan wisata atau jalan jalan kamu. Buat suasana nya menyenangkan, bawa buku catatan lalu catat ide kamu.
Bisa jadi dengan cara ini kamu akan menemukan ide brilian untuk dijadikan bisnis.
Traveling memang mampu membuat pikiran menjadi cerah. Hal ini karena kamu menemukan hal baru dari rutinitas kamu biasanya.
Mungkin saja kamu akan menemukan suatu bisnis yang belum pernah diaplikasikan ditempat kamu. Tentu metode seperti ini bisa sangat efektif untuk diterapkan ketika kamu sedang mencari ide.
Rajin membaca dan belajar
Selanjutnya cara yang bisa kamu lakukan untuk menemukan ide bisnis adalah dengan perbanyak wawasan kamu.
Kamu bisa membaca artikel tentang motivasi dalam bisnis, membaca kisah sukses orang lain atau sekedar menambah wawasan dibidang manajemen bisnsi. Apapun itu yang penting artikel yang kamu baca terkait pada bidang bisnis.
Cara ini cukup efektif menambah wawasan kamu, bisa jadi dari ilmu yang kamu miliki, akan muncul sebuah ide usaha brilian.
Dari beberapa cara ide bisnis di atas, Anda bisa mengetahui bahwa ternyata ide untuk membangun bisnis bisa Anda dapatkan di mana saja. Pilihlah yang paling mungkin untuk Anda jalankan dan pastikan hal tersebut sesuai dengan kemampuan, budget, dan minat yang Anda miliki agar sukses dan disukai konsumen.
Business Plan atau Perencanaan Bisnis merupakan pernyataan formal yang berisi tujuan berdirinya sebuah bisnis, alasan mengapa pendiri bisnis tersebut yakin tujuan tersebut bisa dicapai dan juga strategi atau rencana apa yang akan dijalankan guna mencapai tujuan tersebut. Rencana bisnis juga bisa mengandung informasi mengenai latar belakang organisasi atau tim yang bertanggung jawab untuk memenuhi tujuan itu.Menurut Hisrich dan Peters
Menurut Hisrich dan Peters
Menurut pendapat dari Hisrich dan Peters, business plan ialah arsip tertulis yang disediakan oleh inventor yang memvisualkan semua unsur eksternal dan internal yang signifikan yang berperan serta dalam melakukan usaha baru.
Menurut Max Coulthard, Andrea Howell dan Geoff Clarke
Menurut pendapat dari Max Coulthard, Andrea Howell dan Geoff Clarke, business plan ialah penelitian terperinci mengenai kegiatan organisasi yang mengamati di mana organisasi berada, di mana utang terdapat terdapat dan di mana ia mungkin di masa depan dan menghubungkan program kegiatan untuk memperoleh hasil tersebut.
Megginson (2000)
Menurut Megginson, Business plan adalah suatu rencana tertulis yang memuat mini dan tujuan bisnis, cara kerja dan rincian keuangan/permodalan susunan para pemilik dan manajemen dan bagaimana cara mencapai tujuan bisnisnya.
Bygrave (1994: 114)
Menurut Bygrave, Business Plan adalah suatu dokumen yang menyatakan keyakinan akan kemampuan sebuah bisnis untuk menjual barang atau jasa dengan menghasilkan keuntungan yang memuaskan dan menarik bagi penyandang dana.
Manfaat Business Plan
Terdapat beberapa manfaat atau fungsi business plan, berikut ini adalah manfaat business plan yang perlu diketahui pentingnya business plan bagi wirausaha:
1. Untuk Mengawali Sebuah Bisnis atau Usaha
Bussiness plan berfungsi untuk merancang stategi dan rencana awal bisnis. Sebuah bisnis akan sulit berkembang apabila dijalankan tanpa rencana ataupun rancangan bisnis. Untuk itu sangatlah penting bagi seorang wira usaha untuk menyusun sebuah rencana bisnis agar bisnis yang ditekuni lebih terarah dan terorientasi dengan benar dan dapat mencapai kesuksesan.
2. Untuk Mencari Sumber Dana
Rencana bisnis yang telah disusun bermanfaat untuk mendatangkan pihak ketika seperti investor, bank atau yang lainnya yang akan membantu bisnis yang dijalankan. Artinya, rencana bisnis yang sudah dibuat dapat menjadi semacam proposal atau pelengkap proposal yang akan membantu mendapatkan modal usaha.
3. Membuat Bisnis Lebih Fokus dan Terarah
Seorang pebisnis perlu menyusun sebuah business plan atau rencana dan rancangan bisnis agar nantinya bisnis yang akan dijalankan akan lebih fokus dan terarah dalam menentukan jenis bisnis, modal, strategi bisnis serta jenis pemasaran yang akan digunakan.
4. Memprediksi Masa Depan
Business plan juga dapat digunakan untuk memprediksi masa depan bisnis yang kan dijalankan. Sebab, saat menyusun rencana bisnis, maka akan terlihat gambaran jangka pendek, menengah dan panjang bagi bisnis yang akan dijalankan.
5. Untuk Menaikkan Level Bisnis
Business plan juga dapat menaikkan level bisnis yang sedang dijalankan. Rencana dan rancangan bisnis yang disusun dengan baik akan membuat gairah tersendiri bagi pebisnis untuk menjalankan usaha mereka.
Prinsip Business Plan
Prinsip-prinsip dalam bussines plan ada lima, yaitu:
1. Prinsip otonomi, adalah pengusaha atau pelaku usaha meiliki kebebasan dalam kegiatan usaha tersebut dengan tidak melanggar norma atau aturan yang berlaku.
2. Prinsip Kejujuran, ialah jujur sangat penting dalam berbisnis atau berusaha, karena dengan jujur bisnis yang kita bangun akan berjalan sesuai rencana.
3. Prinsip Keadilan, ialah dalam berbisnis ini kita harus mengaktualkan visi misi yang telah kita buat agar bisnis ini sesuai dengan rencana yang kita harapkan.
4. Prinsip Saling Menguntungkan, ialah didalam berbisnis tidak hanya menguntungkan sebelah pihak, tetapi harus sama-sama saling menguntungkan. Dan menerapkan keadilan untuk langkah lebih tepat untuk mewujudkan dan menciptakan iklim persaingan yang sehat didalam pasar tersebut.
5. Prinsip Integritas Moral, ialah seorang pengusaha bukan hanya mengambil keuntungannya saja, tetapi perusahaan itu harus memiliki media yang baik bagi masyarakat, bermanfaat bagi masyarakat dan berfikir yang baik bagi bisnis bagi perusahaan didalam dunia usaha tersebut.
Komponen Business Plan
Seperti diketahui untuk memulai sebuah usaha diperlukan sebuah rencana bisnis yang matang, anda harus meluangkan waktu untuk mengumpulkan sebanyak mungkin informasi yang berhubungan dengan usaha nantinya, mulailah dengan mencatat apa saja yang terlintas di pikiran anda, kemudian cari informasi dan data-data lainnya, apa saja yang harus disertakan dan apa saja yang tak perlu disertakan, bagaimana melengkapi dan dimana anda dapat mendapatkan sumber-sumber informasi untuk menyusun rencana bisnis yang baik.
Ada tujuh komponen dalam menyusun rencana bisnis (Business Plan), semua bagian tersebut penting, saling terkait dan berhubungan dalam kegiatan perencanaan bisnis sehingga menghasilkan sebuah persiapan yang baik untuk memulai bisnis. kali ini akan membahas secara singkat tentang bagaimana membuat rencana bisnis yang sederhana, tentu konsep ini dapat anda kembangkan sesuai kebutuhan agar dapat menemukan konsep yang paling cocok dan fleksibel. Berikut adalah komponen-komponen penting dalam menyusun sebuah rencana bisnis.
1. Ulasan Deskripsi Bisnis Disini anda harus menjelaskan secara singkat apa bidang usaha yang akan dijalankan. Tuliskan potensi produk anda saat ini dan kemungkinannya dimasa depan. Juga berikan informasi peluang pasarnya serta perkembangan produk untuk bisa bertahan dan menyesuaikan dengan pasar yang ada.
2. Strategi Pemasaran Strategi pemasaran yang akan dijalankan haruslah merupakan hasil analisa pasar yang telah dilakukan dengan cermat. Analisa pasar adalah kekuatan yang harus anda gunakan untuk menciptakan target pembeli, anda harus memahami seluruh aspek yang berkaitan dengan pasar sehingga target penjualan dapat ditentukan (kemana produk anda akan dipasarkan).
3. Analisa Pesaing Analisa Pesaing digunakan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan pesaing anda dalam satu pasar yang sama. Setelah menemukan kekuatannya, kemudian mencari strategi untuk memasarkan produk dengan cara yang berbeda dengan pesaing. Anda juga harus mencari strategi untuk menghalangi pesaing masuk dan meniru strategi yang sama dengan anda. Demikian juga dengan kelemahan yang ditemukan, dapat dieksploitasi dengan mengembangkan produk yang lebih baik dari pesaing anda.
4. Rencana Desain dan Pengembangan Rencana desain dan pengembangan dperlukan untuk menunjukkan tahap perencanaan produk, grafik pengembangan dalam konteks produksi dan penjualan. Ini berguna untuk membuat rencana anggaran biaya produksi yang sesuai dengan kebutuhan.
5. Rencana Operasional dan Manajemen Rencana operasional dan manajemen dibuat untuk menjelaskan bagaimana usaha akan berjalan dan berkelanjutan. Rencana operasional akan berfokus pada kebutuhan logistik perusahaan, misalnya bermacam tugas dan tanggung jawab tim manajemen, bagaimana prosedur penugasan antar divisi dalam perusahaan serta kebutuhan anggaran dan pengeluaran yang berkaitan dengan operasional perusahaan.
6. Pembiayaan Faktor pembiayaan menjadi unsur penting dalam sebuah rencana bisnis. Darimana sumber dana berasal, bagaimana mengatur anggaran agar efisien namun tetap dapat mengoperasikan seluruh divisi dalam perusahaan agar berjalan lancar.
7. Kesimpulan Usaha Yang terakhir disusun adalah kesimpulan dari seluruh kerangka bisnis plan. Anda dapat menampilkan jadwal waktu tiap komponen diatas akan dilakukan, perkiraan waktunya dan hal-hal penting lainnya yang akan mendukung segala aktifitas dalam memulai usaha.
Kehidupan di masa depan penuh dengan ketidakpastian. Oleh sebab itu, penting untuk merencanakan masa depan terutama dari sisi finansial. Kehidupan akan terus berjalan meski telah menginjak usia tua, di mana dikategorikan sebagai usia tidak produktif karena tenaga sudah tidak kuat lagi bekerja. Bagaimana bisa memenuhi dan membiayai kebutuhan hidup di masa tua jika sudah tidak ada lagi sumber penghasilan?
Perencanaan keuangan atau finansial bertujuan untuk mempersiapkan kehidupan di masa mendatang yang lebih baik. Ada banyak cara yang bisa dilakukan, salah satunya adalah investasi. Namun, untuk melakukan investasi tidak boleh gegabah karena memiliki risiko yang cukup tinggi. Alih-alih memperoleh tingkat pengembalian atau keuntungan yang diinginkan, tetapi justru mengalami kerugian akibat tidak cermat dalam memilih instrumen investasi.
DEFINISI ANALISA KELAYAKAN BISNIS
Agar investasi bisa menghasilkan tingkat pengembalian yang diharapkan di masa mendatang, investor harus melakukan analisis kelayakan investasi terlebih dahulu. Analisis kelayakan investasi dapat dipahami sebagai tindakan yang dilakukan untuk mengetahui prospek dari suatu proyek investasi yang mendasari pengambilan keputusan diterima atau ditolaknya investasi tersebut. Sebelum mengambil keputusan investasi, penting untuk dilakukan analisis kelayakan agar dapat menghindari penanaman modal pada proyek atau kegiatan yang tidak menguntungkan.
Investasi memiliki ruang lingkup yang luas, di mana investasi dapat dilakukan pada pengadaan aset riil seperti bangunan atau gedung, kendaraan, peralatan kantor, dan tanah, tetapi juga surat-surat berharga seperti deposito, obligasi, dan saham. Dari beragam instrumen tersebut, investasi terbagi dalam tiga durasi waktu, yakni jangka pendek, menengah, dan panjang.
KRITERIA INVESTASI
Tujuan utama dari investasi adalah memperoleh keuntungan atau tingkat pengembalian yang tinggi. Artinya, tidak ada investor yang mau mengalami kerugian bahkan kehilangan dana atau modal yang telah ditanamkan pada instrumen tertentu. Nah, agar tak salah dalam mengambil keputusan investasi, wajib hukumnya bagi investor untuk melakukan analisis kelayakan investasi. Namun, bagaimana caranya?
Kelayakan investasi tidak bisa dinilai hanya berdasarkan dari asumsi atau keyakinan saja, tetapi harus dianalisis secara mendalam dari berbagai aspek. Tanpa pertimbangan yang matang, investasi ibarat membeli kucing dalam karung. Artinya, investor tidak mengetahui secara jelas penanaman modal yang dilakukannya tersebut menguntungkan atau tidak.
Untuk menilai kelayakan suatu investasi, setidaknya terdapat empat metode yang bisa dilakukan, yakni:
1. Net Present Value (NPV)
Kelayakan investasi dengan metode Net Present Value (NPV) dinilai dari keuntungan bersih yang diperoleh di akhir pengerjaan suatu proyek atau investasi. Keuntungan bersih tersebut dihitung dari selisih nilai sekarang investasi dengan aliran kas bersih yang diharapkan dari proyek atau investasi di masa yang akan datang atau pada periode tertentu. Penilaian kelayakan investasi dengan pendekatan NPV ini merupakan metode kuantitatif yang mampu menunjukkan layak tidaknya suatu proyek atau investasi. Perhitungan NPV dirumuskan sebagai berikut:
NPV = Net Present Value PV = Present Value NCF = aliran kas A0 = investasi yang dikeluarkan pada awal tahun r = biaya modal t = periode waktu investasi/proyek
Pengambilan keputusan investasi dalam metode ini menggunakan asumsi sebagai berikut:
Jika NPV0 > NPV1, maka investasi atau proyek dinilai tidak layak karena berisiko mengalami kerugian.
Jika NPV0 < NPV1, maka investasi atau proyek dinilai layak karena berpotensi menghasilkan keuntungan.
Jika NPV0 = NPV1, maka investasi atau proyek dinilai tidak layak karena tidak menghasilkan keuntungan.
2. Payback Period (PBP)
Jika NPV mengukur investasi dari profitabilitasnya, metode Payback Period mengukur kecepatan pengembalian investasi. Oleh sebab itu, satuan ukuran yang dihasilkan bukan dalam bentuk persentase ataupun rupiah, melainkan waktu. Jika nilai PBP lebih cepat atau singkat dari yang disyaratkan, artinya investasi memiliki kelayakan. Sebaliknya, apabila nilai PBP lebih lambat atau lama berarti mengindikasikan tidak layaknya suatu investasi. Adapun formula untuk menghitung nilai PBP sebagai berikut.
Jika arus kas per tahun sama jumlahnya
PBP = (investasi awal/arus kas) x 1 tahun
Jika arus kas per tahun berbeda jumlahnya
PBP = n + (a – b/c – b) x 1 tahun
Keterangan:
n = tahun terakhir di mana jumlah arus kas belum bisa menutup investasi awal a = jumlah investasi awal b = jumlah kumulatif arus kas pada tahun ke-n c = jumlah kumulatif arus kas pada tahun ke-n+1
3. Profitability Index (PI)
Sesuai dengan namanya, metode ini mengukur layak tidaknya suatu investasi dari indeks keuntungannya dengan membandingkan antara nilai sekarang seluruh penerimaan kas bersih dengan nilai sekarang investasi. Suatu investasi disebut layak menurut metode ini apabila nilai PI lebih besar dari 1, karena dinilai menguntungkan. Sebaliknya, jika nilai PI lebih kecil dari 1, artinya tidak menguntungkan sehingga investasi tersebut tidak layak. Rumusan perhitungan nilai PI yakni:
PI = PV/I
Keterangan:
PI = Profitability Index PV = Present Value (nilai sekarang seluruh penerimaan kas bersih) I = Investasi
4. Internal Rate of Return (IRR)
Metode Internal Rate of Return (IRR) mengukur kelayakan suatu investasi berdasarkan tingkat suku bunga yang dapat menjadikan jumlah nilai sekarang keuntungan yang diharapkan sama dengan jumlah nilai sekarang dari biaya modal (NPV = 0). Bagaimana bisa? Dalam metode ini, time value of money telah diperhitungkan sehingga arus kas yang diterima telah didiskontokan atas dasar biaya modal atau tingkat bunga yang diterapkan.
Untuk menghitung nilai IRR harus dilakukan dengan cara trial and error atau menggunakan tabel tingkat bunga. Adapun formula perhitungan IRR sebagai berikut.
IRR = R1 + (PV1 – PV0/PV1 – PV2) x (R1 – R2)
Keterangan:
IRR = Internal Rate of Return R1 = tingkat bunga pertama R2 = tingkat bunga kedua PV = Present Value
Pengambilan keputusan investasi berdasarkan metode IRR menggunakan asumsi sebagai berikut:
Suatu investasi dikatakan layak, jika nilai IRR yang dihasilkan lebih besar dari tingkat bunga yang diterapkan.
Suatu investasi dikatakan tidak layak, jika nilai IRR yang dihasilkan lebih kecil dari tingkat bunga yang diterapkan.
Dengan menganalisis kelayakan investasi, investor dapat mengetahui secara jelas prospek dari proyek atau investasi tersebut, apakah menguntungkan atau tidak. Secara lebih lanjut, tindakan penanaman modal pada suatu proyek yang menguntungkan bisa memberikan tingkat pengembalian yang diharapkan di masa yang akan datang.
CONTOH KASUS DAN PERHITUNGAN INVESTASI DENGAN METODE NPV
Manajemen Perusahaan ADC ingin membeli mesin produksi untuk meningkatkan jumlah produksi produknya. Harga mesin produksi yang baru tersebut adalah Rp150 juta dengan suku bunga pinjaman sebesar 12 persen per tahun. Arus kas yang masuk diestimasikan sekitar Rp50 juta per tahun selama lima tahun.
Pertanyaannya, apakah rencana investasi pembelian mesin produksi ini dapat dilanjutkan?
Produk merupakan senjata utama seorang pengusaha. Sikap konsumen modern yang sangat kritis dan peka terhadap perkembangan produk-produk yang beredar di pasaran menuntut perusahaan untuk senantiasa mengembangkan jenis dan mutu produk. Apabila Anda hendak ingin mengembangkan usaha yang tengah Anda rintis, ada baiknya untuk mempelajari tentang strategi pengembangan produk secara mendalam karena strategi pengembangan produk nyatanya sangat memengaruhi kemajuan usaha Anda di masa depan.
Pengembangan usaha adalah ” Tugas dan proses persiapan analitis tentang peluang pertumbuhan potensial, dukungan dan pemantauan pelaksanaan peluang pertumbuhan usaha, tetapi tidak termasuk keputusan tentang strategi dan implementasi dari peluang pertumbuhan usaha “.Sedangkan untuk usaha yang berskala besar dan mapan, terutama di bidang teknologi industri yang terkait “Pengembangan usaha” istilah yang sering mengacu pada pengaturan dan mengelola hubungan strategis dan aliansi dengan yang lain,atau perusahaan pihak ketiga.Dalam hal ini perusahaan dapat memanfaatkan satu sama lain keahlian , teknologi atau kekayaan intelektual untuk memperluas kapasitas mereka untuk mengidentifikasi, meneliti, menganalisis dan membawa ke pasar bisnis baru dan produk baru, pengembangan bisnis berfokus pada implementasi dari rencana bisnis strategis melalui ekuitas pembiayaan, akuisisi / divestasi teknologi, produk, dan lain – lain
Dalam menghadapi persaingan dunia usaha yang semakin ketat, kita dituntut untuk dapat mengembangkan usaha , supaya usaha kita dapat maju dan besar serta menjadi pengusaha yang sukses. Definisi pengembangan usaha itu sendiri adalah terdiri dari sejumlah tugas dan proses yang pada umumnya bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan peluang pertumbuhan. Tetapi pada kenyataanya untuk mengembangkan usaha yang pada awalnya dimulai dari nol besar atau baru memulai usaha sangatlah sulit .
Suatu usaha yang telah dikenal baik oleh banyak masyarakat dan menghasilkan laba disebut dengan usaha yang telah berkembang, usaha seperti itu yang ingin dicapai oleh semua pelaku usaha. Kita menyadari bahwa ketika kita telah berhasil dalam membangun/memulai suatu usaha baru, tantangan berikutnya adalah bagaimana strategi dan cara mengembangkan usaha yang kita miliki agar menghasilkan sesuatu sesuai dengan yang kita harapkan. Inti dan garis besar dari pengembangan usaha adalah pemasaran dan maksimalnya laba, ada beberapa hal yang bisa dilakukan dalam pemasaran dan pemaksimalan laba, berikut ini adalah strategi dan cara yang dapat kita lakukan dalam upaya untuk mengembangkan usaha :
1. MENGUTAMAKAN KEBUTUHAN PASAR
Kebutuhan pasar harus menjadi pertimbangan utama Anda saat hendak mengembangkan produk. Hal ini tentu akan sulit dilakukan jika Anda termasuk pengusaha yang terlalu kaku dalam berbisnis.
Di dunia bisnis modern perubahan permintaan pasar kerap kali berubah secara ekstrem dan cepat. Oleh sebab itu, Anda harus siap beradaptasi dan berkompetisi setiap hari.
2. MEMBUAT KEPUTUSAN BERDASARKAN DATA YANG VALID
Jangan melakukan pengembangan produk dengan dasar asumsi atau spekulasi yang tidak jelas. Pakailah data yang valid untuk melakukan perhitungan yang matang terkait hal-hal apa saja yang bisa dikembangkan dari produk Anda.
Untuk dapat melakukan strategi ini, Anda harus bisa membuat rekapitulasi data yang valid dan detail sehingga data akan lebih mudah diolah.
3. TIDAK MENGUBAH PRODUK SECARA EKSTREM
Jika Anda saat ini tengah mengembangkan bisnis di bidang makanan, akan sangat aneh jika tiba-tiba Anda beralih ke bisnis konveksi. Meskipun pengembangan produk harus selalu mengikuti permintaan pasar, bukan berarti Anda harus mengubah produk dengan cara yang terlalu ekstrem. Konsistensi Anda dalam menjalankan sebuah bisnis juga memiliki pengaruh yang besar pada kualitas produk yang Anda kembangkan.
dengan melakukan pengolahan terhadap produk yang dimiliki, kita bisa melakukan inovasi terhadap produk agar berbeda dan terlihat lebih menarik dari produk yang lainnya, ataupun kita bisa melakukan perbaikan terhadap produk agar dapat bersaing dengan produk-produk lain. Inti dari strategi dan cara mengembangkan usaha yang pertama ini adalah produk yang kita miliki tidak boleh kalah dan harus bisa bersaing dengan produk lainnya.
4. Melakukan Kegiatan Promosi
melakukan pengembangan dengan melakukan promosi/iklan secara konsisten, jika kita mengenalkan produk kita secara terus-menerus atau konsisten alhasil para konsumen tidak akan mudah melupakan merk pruduk yang kita tawarkan, dan diharapkan produk kita dapat menjadi pertimbangan para konsumen.
5. Harga yang terjangkau dan Kompetitif
dengan memberikan harga yang terjangkau dan kompetitif, serta memberikan pelayanan yang maksimal terhadap konsumen/pelanggan. Jangan memberikan harga yang terlalu mahal, jangan terlalu rakus. Kita hanya perlu memastikan bahwa kita tidak mengalami kerugian, dan berikanlah pelayanan semaksimal mungkin kepada para konsumen maupun pelanggan agar mereka dapat menilai langsung keunggulan kinerja kita.
itulah strategi yang dapat kita coba dan kita praktikka dalam usaha kita untuk pengembangan produk. sekian yang dapat saya sampaikan. terimakasih.
Aspek pemasaran dalam kewirausahaan adalah aspek-aspek yang harus Anda perhatikan sebelum Anda memulai sebuah usaha. Nantinya aspek pemasaran tersebut akan menjadi kunci keberhasilan Anda dalam menjalankan sebuah usaha.
Spesifikasi Produk dan Product Differentiation
Aspek pemasaran dalam kewirausahaan yang pertama adalah spesifikasi produk dan product differentiation. Produk adalah setiap hal yang bisa berupa barang atau jasa yang ditawarkan kepada konsumen. Barang atau jasa ini diharapkan dapat memenuhi apa yang mereka butuhkan sekaligus memberikan mereka kepuasan.
Hal-hal tentang detail mengenai produk yang akan ditawarkan kepada konsumen merupakan bagian dari aspek pemasaran. Spesifikasi produk tersebut misalnya saja bagaimana bentuknya secara fisik, apa mereknya, bagaimana produk tersebut dikemas, apakah disertai garansi dan lain sebagainya.
Sebuah produk baru bisa Anda kembangkan jika Anda sudah mengetahui secara pasti apa keperluan dan kebutuhan pasarnya. Hal ini karena tidak mungkin Anda memasarkan suatu produk jika tidak ada permintaan yang potensial dan kontinyu dari pasar.
Nah jika Anda sudah menemukan solusi atas dua hal ini baru setelahnya Anda memutuskan hal-hal mengenai harga, distribusi dan langkah mempromosikan produk tersebut.
Seperti yang telah disinggung di atas, produk yang ditawarkan oleh sebuah perusahaan tidak melulu berupa barang saja. Namun produk juga ada yang berupa jasa.
Produk berupa jasa ini adalah produk yang tidak berwujud. Singkatnya jasa adalah segala tindakan atau pekerjaan yang bisa ditawarkan ke orang yang membutuhkan yang sifatnya intangible (tidak berwujud) dan juga tidak bisa berpindah kepemilikan.
Lebih jauh Anda bisa menentukan spesifikasi produk yang akan Anda tawarkan dengan melihat kondisi pasar yang tersedia. Selain dengan melihat kondisi pasar yang potensial juga bisa dengan melakukan analisa mendalam aspek-aspek pemasaran yang lain. Pasar, yang mana merupakan kelompok pembeli potensial dari suatu produk dan jasa yang Anda tawarkan, memiliki peran penting dalam perkembangan usaha Anda.
Jadi sampai sini bisa kita simpulkan spesifikasi produk kemudian segmentasi pasarnya sangat penting agar produk yang akan Anda tawarkan nantinya sesuai dengan keinginan dan kebutuhan pasar. Oleh karena setiap produk memiliki pasar yang berbeda-beda pula.
Selain spesifikasi produk ada juga perbedaan produk. Perbedaan produk atau product differentiation dasar bagi para penjual untuk menentukan motif-motif pembelian selektif. Maksudnya adalah satu barang atau jasa yang sama bisa berbeda-beda di mata para pembeli. Jadi meskipun barang/jasa yang ditawarkan sama namun konsumen percaya bahwa barang/jasa tersebut berbeda maka barang/jasa tersebut adalah sama sekali berbeda.
Misalnya saja Anda bisa lihat pada semen atau garam yang mana secara fisik adalah sama dimanapun barang tersebut dijual. Namun jika dikemas pakai bungkus yang berbeda sekaligus dibumbui merek maka meskipun sama garam dan semennya namun produk ini menjadi berbeda di mata konsumen. Yang biasa terjadi produk ini akan menghasilkan keuntungan yang memuaskan apabila jumlah permintaannya melebihi penawaran.
Namun karena target pasar untuk barang semacam ini adalah homogen maka akan sulit untuk meningkatkan permintaan. Jadi strategi pemasarannya pada aspek spesifikasi produk dan perbedaan produk adalah dengan membuat merek baru atau inovasi terkait kemasannya.
Segmentasi Pasar
Aspek pemasaran dalam kewirausahaan selanjutnya adalah segmentasi pasar. Jika analisis spesifikasi produk dan perbedaannya didasarkan pada pemisahan dan pengkhususan produk-produk, maka segmentasi pasar analisanya berdasarkan pemisahan dan pengkhususan pada calon kelompok pembeli potensial.
Harus Anda ketahui meski ada pasar yang sifatnya homogen atau hanya menjual satu barang saja namun yang sering disasar kebanyakan pengusaha adalah pasar heterogen.
Pasar ini adalah pasar yang menjual lebih dari satu barang atau jasa. Oleh karena itu sangat penting kiranya untuk melakukan segmentasi pasar atau pemisahannya. Dengan diadakan segmentasi pasar maka Anda akan lebih mudah dalam menjual barang/jasa yang Anda tawarkan.
Jadi sebuah perusahaan yang ingin mendapatkan keuntungan maksimal harus membagi pasar yang pada mulanya bersifat heterogen menjadi satuan pasar yang bersifat homogen. Inilah yang disebut segmentasi pasar. Nantinya setelah perusahaan tersebut menentukan segmen pasar baru setelahnya bisa mengalokasikan segala sumber daya ke pasar yang sudah homogen tersebut.
Kenapa segmentasi pasar perlu Anda lakukan? Hal ini karena dalam praktik nyata masih saja terdapat produk yang heterogen pada seluruh pasar. Selain itu bisa juga karena produk tersebut hanya dibutuhkan dan diperlukan oleh satu kelompok pasar tertentu saja.
Lalu kenapa lebih mudah bagi sebuah perusahaan apabila mereka sudah menemukan pasar yang homogen?
Karena dalam setiap homogenitas pasar terdapat perbedaan-perbedaan utamanya dalam hal membeli, cara menggunakan produk, manfaat produk, alasan melakukan pembelian dan tujuan pembelian. Perbedaan-perbedaan ini akan memudahkan Anda dalam mengalokasikan SDM perusahaan Anda ke dalam segmen-segmen ini.
Jadi kegiatan segmentasi pasar ini merupakan kegiatan yang menyeluruh yang harus dilakukan seorang pengusaha atau perusahaan sebelum dimulai sebuah produksi.
Dengan segmentasi pasar ini maka usahanya akan lebih ekonomis karena unit-unit pembelian sudah dikelompokkan ke dalam beberapa segmen saja. Dengan ini maka laba maksimal juga bisa didapatkan.
Kriteria dan faktor penyusun segmentasi pasar
Pada aspek pemasaran ini, sebuah perusahaan harus memiliki dan mempelajari kriteria tertentu agar perusahaan tersebut mendapatkan posisi lebih unggul dibandingkan perusahaan pesaing. Nantinya setiap kriteria yang digunakan oleh perusahaan ini harus dibuat ukuran-ukuran yang sesuai.
Misalnya saja rata-rata permintaan pasar atas merek tertentu harus berbeda antara segmen yang satu dengan segmen yang lain. Begitu juga dengan sensitivitas pembeli terhadap promosi-promosi yang telah dilakukan oleh perusahaan.
Selain itu media yang Anda gunakan untuk melakukan promosi harus sesuai dengan segmen pasar agar hasilnya lebih tepat sasaran.
Nah faktor yang menjadi dasar untuk menyusun aspek pemasaran dalam kewirausahaan ini misalnya saja demografi. Demografi ini bisa diartikan ciri-ciri spesifik dari segmen pasar yang berupa umur, jenis kelamin, agama, hobi, pendidikan, tempat tinggal dan lain sebagainya.
Selain demografi faktor yang lain adalah tingkat penghasilan, sosiologis dan psikologis atau psikografis. Sosiologis bisa diartikan semisal kelompok budaya, kelas-kelas sosial dan lain sebagainya. Kalau psikologis/psikografis adalah ciri-ciri khusus semisal kepribadian, sikap, manfaat yang ingin didapatkan dari sebuah produk dan lain sebagainya.
Faktor pendukung segmentasi pasar agar lebih efektif
Sebuah segmen pasar yang memiliki ciri khusus adalah segmen pasar yang belum terlayani atau sudah dilayani namun belum pada tingkat yang maksimal. Setidaknya ada 3 hal yang bisa mendukung segmentasi pasar agar lebih efektif. Faktor pendukung tersebut adalah measurability, accessibility dan substantiality.
Measurability adalah informasi mengenai sifat-sifat pembeli tentang sejauh mana sifat mereka tersebut dapat diukur. Misalnya saja jika Anda ingin mengukur jumlah pembeli mobil maka Anda bisa tahu faktor apa yang mendorong mereka membeli sebuah mobil. Apa dari segi kualitas, status atau ekonomis.
Kemudian ada accessibility yaitu dimana sebuah perusahaan dapat mampu secara maksimal memusatkan usaha memasarkan suatu produk pada segmen pasar tertentu. Kemudian terakhir ada substantiality yang mana merupakan tingkat dimana sebuah segmen cukup luas dan besar untuk melakukan kegiatan pemasaran sendiri.
Analisa Pasar dan Peramalan Permintaan
Aspek pemasaran dalam kewirausahaan berikutnya adalah analisa pasar dan peramalan permintaan. Analisa pasar merupakan bagian dari analisis aspek pemasaran yang mana merupakan langkah pertama yang harus dilakukan oleh sebuah perusahaan. Langkah ini dibutuhkan untuk mengatur dan merencanakan sebuah strategi yang pas dan sesuai dengan kondisi pasar.
Kenapa analisa pasar sangat penting? Karena dengan aspek pemasaran analisa pasar ini Anda dapat menemukan sebuah peluang yang mungkin belum terpikirkan sebelumnya. Selain itu dengan analisa pasar Anda juga bisa mengembangkan usaha dan bisnis Anda menjadi lebih maju.
Pada dasarnya jika Anda melakukan kegiatan analisis pasar maka Anda akan mendapatkan pembaruan dalam bentuk strategi pemasaran.
Misalnya saja dengan memberlakukan diskon yang mana akan memberikan keuntungan kepada pasar jika membeli produk dalam jumlah dan kriteria tertentu. Atau juga bisa memberikan hadiah langsung yang ditujukan untuk mendongkrak pemasaran.
Pada tingkat yang lebih jauh, analisa pasar dan pemasaran adalah dengan melakukan analisa dan peramalan yang mana harus memperhatikan beberapa hal. Hal-hal tersebut adalah sebagai berikut.
Permintaan pasar
Hal pertama yang harus diperhatikan ketika melakukan analisa pasar adalah permintaan pasar. Sebuah perusahaan harus benar-benar memahami apa yang menjadi permintaan pasar. Namun apa sih sebenarnya definisi dari permintaan pasar itu sendiri?
Kotler dalam suatu pendapatnya pernah mengatakan tentang definisi permintaan pasar akan sebuah produk. Dia mengatakan bahwa permintaan pasar adalah volume total yang akan dibeli oleh pembeli dalam lingkungan pasar tertentu dalam program pemasaran tertentu pula.
Jadi jika kita melihat definisi di atas kita akan tahu bahwa permintaan pasar bukanlah hal yang sederhana. Ini karena permintaan pasar memuat di dalamnya 8 unsur yang berbeda-beda. Unsur-unsur penting tersebut adalah produk, volume total, produk yang dibeli, kelompok pembeli, daerah geografis, periode waktu, lingkungan pemasaran serta program pemasaran.
Faktor yang mempengaruhi pasar
Hal yang harus diperhatikan dalam menganalisa pasar adalah faktor-faktor yang mempengaruhi pasar. Faktor utama yang menjadi penentu dari permintaan pasar adalah harga produk, harga produk yang dijual kompetitor, penghasilan konsumen dan selera konsumen.
Analisa volume penjualan dan biaya pemasaran
Analisa volume penjualan adalah suatu studi yang menyeluruh tentang masalah penjualan bersih dalam laporan untung-rugi yang mana wajib dilakukan sebuah perusahaan.
Analisa ini didasarkan pada Product Line dan segmen pasar. Sedangkan analisa biaya pemasaran harus dilakukan untuk menentukan profitabilitas yaitu kemampuan perusahaan untuk mendapatkan untung/laba.
Menaksir penjualan potensial
Hal berikutnya yang harus diperhatikan dalam menganalisa pasar adalah menaksir penjualan potensialnya. Hal ini perlu dilakukan karena dengan estimasi yang tepat maka sebuah perusahaan mampu melayani dan memenuhi kebutuhan dari segmen pasar tertentu.
Peramalan Penjualan
Peramalan penjualan adalah salah satu aspek pemasaran dalam kewirausahaan yang mana sangat diperlukan jika Anda ingin memulai sebuah bisnis. Peramalan penjualan harus tepat yang mana akan berpengaruh terhadap bisnis Anda di masa depan.
Kenapa ramalan penjualan begitu penting? Hal ini karena ramalan penjualan bisa dijadikan dasar untuk menentukan kuota, pedoman untuk mengembangkan produk, merencanakan sebuah promosi serta pengalokasian SDM/tenaga kerja.
Analisa Pesaing
Aspek pemasaran dalam kewirausahaan selanjutnya adalah analisa pesaing. Bisa dibilang analisa pesaing ini adalah aspek pemasaran yang paling penting dalam studi kelayakan bisnis. Jika Anda ingin perusahaan Anda tidak kalah dari kompetitor maka Anda harus melakukan analisa pesaing. Ini juga akan menjadi penentu dimana Anda memposisikan perusahaan Anda dalam dunia bisnis.
Pesaing bisa diartikan perusahaan yang juga menawarkan jasa atau barang yang sama atau mirip dengan perusahaan Anda. Kalau Anda tidak memiliki trik jitu dan analisa mendalam maka bukan tidak mungkin Anda akan ditinggalkan konsumen atau tidak mendapatkan konsumen sama sekali.
Jadi bagaimana cara melakukan analisa pesaing? Analisa pesaing dapat Anda lakukan dengan melakukan identifikasi. Identifikasi atas hal apa? Yaitu Anda harus mengidentifikasi kesempatan, ancaman dan persoalan strategis yang mungkin timbul dari suasana persaingan yang potensial.
Selain itu identifikasi bisa juga dilakukan terhadap kekuatan dan kelemahan pesaing yang mana bisa memunculkan ilham bagi Anda. Jadi untuk mengawali analisa pesaing dapat Anda lakukan dengan melihat mana saja perusahaan yang menjadi pesaing umum dan pesaing potensial.
Dengan Anda mengetahui secara detail kekuatan dan kelemahan pesaing maka Anda sudah mendapatkan keuntungan. Keuntungan tersebut adalah Anda bisa memaksimalkan kekuatan perusahaan Anda untuk menutupi kelemahan perusahaan pesaing. Selain perusahaan juga akan mendapatkan referensi agar terus memperbaiki kinerja dan bisa bersaing secara sehat dalam dunia bisnis.
Promosi
Aspek pemasaran dalam kewirausahaan selanjutnya adalah promosi yang mana merupakan ujung tombak dari aspek pemasaran dalam daftar di artikel ini. Promosi bisa diartikan segala upaya yang dilakukan oleh penjual untuk menawarkan produknya kepada konsumen agar ujungnya mereka tertarik untuk membeli.
Promosi adalah aspek yang vital dalam pemasaran karena dengan promosi maka penjual dan menginfokan segala sesuatu terkait jasa dan barang yang ditawarkan kepada konsumen. Adapun hal-hal yang harus diperhatikan dalam promosi adalah sebagai berikut:
Tujuan promosi
Seorang penjual harus mengetahui tujuan mengapa dia harus melakukan promosi. Dengan tujuan yang jelas maka dia bisa melakukan promosi dengan efektif dan tepat sasaran.
Adapun tujuan utama dari promosi adalah memberitahukan konsumen tentang penawaran produk, manfaat dari produk yang ditawarkan, membujuk mereka untuk melakukan pembelian dan mempertahankan merek produk di mata konsumen.
Bauran promosi/Promotional Mix
Hal berikutnya yang harus diperhatikan dalam promosi adalah bauran promosi. Bauran promosi adalah kumpulan dari beberapa strategi promosi yang akan membuat promosi lebih tepat sasaran dan lebih menghasilkan. Adapun bauran promosi ada 4 yaitu periklanan, personal selling (interaksi langsung penjual dan pembeli), publisitas dan promosi penjualan.
Nah dalam setiap usaha promosi sebuah perusahaan bisa menggunakan salah satu dari variabel di atas atau mengkombinasikannya. Dengan kombinasi yang tepat maka variabel-variabel di atas akan mampu membentuk marketing mix yang akan sampai ke target pasar.
Manajemen merupakan suatu sarana untuk mencapai tujuan organisasi dengan memanfaatkan alat atau sarana yang tersedia semaksimal mungkin, jadi manajemen merupakan suatu kegiatan pokok yang harus dilakukan oleh seorang pimpinan karenan dioa menjabat sebagai manajer untuk mengolah input menjadi output melalui proses manajemen.
Secara spesifik ada tiga alasan utama dibutuhkannya manajemen dalam organisasi, yaitu:
1. Mencapai tujuan, karena dengan manajemen dapat mempermudah pencapaian tujuan organisasi dan pribadi.
2. Menjaga keseimbangan diantara tujuan-tujuan yang saling bertentangan, dengan manajemen yang baik dapat menyeimbangkan tujuan-tujuan dan kegiatan-kegiatan yang saling bertentangan di antara pihak-pihak yang berkepentingan dalam organisasi (stakeholders) seperti karyawan, masyarakat, dinas/instansi lain dan lain-lain.
3. Mencapai efisiensi dan efektifitas, efisiensi dan efektifitas merupakan ukuran prestasi organisasi.
Menurut Peter Drucker efisiensi adalah melakukan pekerjaan dengan benar (doing thingright) dan efektifitas adalah melakukan pekerjaan yang benar (doing the right thing).
Efisiensi merupakan kemampuan untuk melakukan pekerjaan dengan benar, berkaitan dengan biaya-biaya yang ditimbulkan dalam melakukan aktivitas. Mengukur biaya dari sumber daya yang diperlukan dalam rangka mencapai suatu tujuan.
Sedangkan efektivitas merupakan kemampuan memilih alat yang tepat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, berkaitan dengan melakukan pekerjaan yang seharusnya dilakukan dan merupakan ukuran tentang pencapaian suatu tugas atau tujuan. Sejauh mana tugas atau tujuan telah dicapai.
Yang dimaksud dengan Efisiensi adalah menyelesaikan pekerjaan dengan usaha, biaya, atau dengan pengeluaran yang minimum. Jadi efisiensi adalah kemampuan untuk melakukan pekerjaan dengan benar. Sedangkan Efektivitas adalah penyelesaian tugas-tugas yang membantu pencapaian sasaran organisasi atau bisa juga dikatakan efektivitas adalah kemampuan untuk memilih tujuan yang tepat/melakukan pekerjaan yang benar.
Fungsi manajemen sebagai tugas utama yang harus dilaksanakan seorang manajer dalam mengelola organisasi untuk mencapai tujuan atau yang dikenal sebagai proses manajemen adalah sebagai berikut :
1. Perencanaan (planning).
Yaitu proses untuk menentukan tujuan yang akan dicapai serta langkah-langkah yang harus diambil untuk mencapainya, meliputi penetapan sasaran, merumuskan tujuan, menetapkan strategi, membuat strategi, dan mengembang-kan subrencana untuk mengkoordinasikan kegiatan.
2. Pengorganisasian (organizing).
Adalah proses pemberian tugas, pengalokasian sumber daya serta pengaturan kegiatan secara terkoordinir kepada setiap individu dan kelompok untuk menerapkan rencana yang telah dibuat., meliputi penetapan dimana keputusan akan dibuat, siapa yang akan melaksanakan tugas dan pekerjaan, serta siapa yang akan bekerja untuk siapa.
3. Memimpin (leading)
Yaitu proses menumbuhkan semangat pada karyawan agar bekerja dengan baik dan membimbing mereka untuk melaksanakan kegiatan yang sesuai rencana dalam rangka mencapai tujuan, memberi inspirasi dan motivasi kepada karyawan untuk berusaha keras mencapai sasaran organisasi.
4. Pengendalian (controlling).
Adalah proses mengukur kinerja, membandingkan antara hasil sesungguhnya dengan rencana yang telah dibuat serta mengambil tindakan koreksi yan diperlukan.
Sesuai perkembangan jaman dan kebutuhan organisasi, sebagai seorang manajer perlu melakukan kreasi dan inovasi dalam mengorganisasikan dan memimpin kantor/organisasinya. Kreasi dan inovasi ini diwujudkan dalam perbedaan antara manajemen “lama” dan manajemen “baru”. Manajer gaya lama menganggap diri mereka sebagai boss, sedangkan manajer gaya baru menganggap diri mereka sebagai sponsor, pemimpin tim atau konsultan internal. Beberapa perbedaan lainnya adalah manajer gaya lama mengambil keputusannya sendiri, dan manajer gaya baru mendengarkan masukan dari orang lain dalam pengambilan keputusan. Akibatnya manajer gaya lama bekerja lebih lama sedangkan manajer gaya baru bekerja lebih mengutamakan hasil.
Fungsi-fungsi tersebut tidak menggantikan fungsi yang lama, tetapi dibangun di atasnya, maksudnya adalah sebagi berikut :
a. Pertama, ‘membuat sesuatu terjadi’ merupakan gabungan dari fungsi merencanakan (planning) dan mengendalikan (controlling). Untuk ‘membuat sesuatu terjadi’, kita harus merencanakan bagaimana mencapai sasaran yang kita inginkan, mengelola informasi, dan mengendalikan kinerja serta melakukan tindakan koreksi jika terjadi penyimpangan.
b. Kedua, ‘menghadapi persaingan’ mencerminkan pentingnya adaptasi dan pembaharuan agar tetap bersaing di tengah kondisi global yang terus berkembang seperti saat ini.
c. Ketiga, tanpa mempertimbangkan dalam ‘mengorganisasikan SDM, tugas, dan proses’ maka perubahan yang berskala besar tidak akan berhasil (tidak dapat membuat sesuatu terjadi).
d. Keempat, ‘memimpin’ dengan memperhatikan kesejahteraan staf/karyawannya, merayakan keberhasilan sebuah tugas/project bersama karyawan, dan sangat memperhatikan keinginan dan aspirasi karyawan merupakan suatu gaya memimpin yang menyenangkan hati karyawan. Pada akhirnya karyawan termotivasi dan membuat suatu produktivitas yang tinggi sebagai bukti kesetiaan dan dedikasinya terhadap tugas dan pekerjaan.
Sehubungan dengan beberapa hal yang telah diuraiakan di atas, maka seorang manajer sangat diperlukan mempunyai keterampilan sebagai bekal untuk mengarahkan, mengorganisasikan, memimpin, mendorong, memotivasi dan melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dan sebagai keterampilan tambahan yang sangat dibutuhkan sebagai seorang manajer maka kini adalah keterampilan Teknologi Informasi.
Kemampuan manajerial sebagi suatu keterampilan personal yang dapat membantu tercapainya kinerja yang maksimal dalam mencapai kjeberhasilan yang diinginkan, sehingga diperlukan beberapa kompetensi personal untuk dapat mencapai kinerja maksimal dan keberhasilan yang dicita-citakan yaitu :
1. Leadership, yaitu kemampuan dalam mempengaruhi orang lain agar melaksanakan suatu tugas.
2. Self objectivity, yaitu kemampuan untuk menilai diri sendiri secara realistis.
3. Analiytic thinking, yaitu kemampuan untuk menginterpretasikan dan menyampaikan segala macam bentuk informasi.
4. Behavioral flexibility, yaitu kemampuan untuk menyesuaikan perilaku dalam mencapai tujuan.
5. Oral Communication, yaitu kemampuan untuk dapat mengemukakan pendapat secara jelas dalam berbicara.
6. Written Communication, yaitu kemampuan untuk mengungkapkan pendapat dengan baik secara tertulis.
7. Personal Impact, yaitu kemampuan untuk dapat menumbuhkan kesan baik dan kepercayaan bagi orang.
8. Resistances to stress, yaitu kemampuan untuk dapat bekerja dalam keadaan tertekan.
9. Tolerance for uncertainty, yaitu kemampuan untuk bekerja dalam situasi yang tidak menentu.
Cara berbisnis memulai usaha sendiri perlu dimulai dari bertanya pada diri sendiri. Apa tantangan paling berat dalam memulai usaha sendiri? Bukan tidak ada modal, bukan tidak ada ide baru. Yang paling sulit adalah mempertahankan endurance berbisnis, tetap bertahan dalam usaha meskipun menghadapi banyak tantangan. Bagaimana cara memulai bisnis atau usaha sendiri supaya tidak mudah menyerah ?
Membuka usaha sendiri, bisnis sendiri, membutuhkan waktu, tidak bisa instan.
Mengapa orang memilih memulai usaha mereka sendiri ?
Ada proses yang harus dilalui dalam memulai dan membangun usaha.
Mulai dari memikirkan ide awal, membuka, memperkenalkan dan mempromosikan usaha tersebut. Dalam proses ini, banyak sekali tantangan dan rintangan. Baik dari internal pebisnis sendiri maupun yang datang dari eksternal.
Berikut catatan mengenai bagaimana cara memulai usaha baru maupun mempertahankan endurance berbisnis, supaya bisa tetap fokus saat buka usaha, meskipun kesulitan dan tantangan datang bertubi.
Cara memulai usaha dan membangun motivasi usaha yang kuat adalah melakukan sejumlah langkah awal memulai usaha, yaitu:
Punya Mimpi Besar
Bekerja Berdasarkan Passion
Belajar dari Orang Sukses
Support Keluarga
Menghadapi Persaingan
Banyak orang yang memiliki keinginan untuk memiliki bisnis sendiri, namun terhalang oleh modal yang dibutuhkan. Solusi terbaiknya adalah memulai bisnis berbasis rumahan. Anda dapat memanfaatkan tempat kosong yang ada di rumah seperti halaman, garasi dan dapur untuk memulai menjalankan bisnis. Dengan memanfaatkan rumah, Anda dapat menghemat biaya modal yang cukup besar, sehingga modal yang ada bisa dialokasikan untuk kebutuhan lainnya. Berikut adalah beberapa cara yang harus Anda lakukan ketika ingin sukses memulai bisnis rumahan.
Meminta Dukungan Keluarga
Keluarga menjadi elemen terpenting sebelum memulai bisnis, apalagi jika Anda baru akan merintis bisnis. Keluarga menjadi pendukung dari segi materil dan non materil. Jika sampai keluarga tidak mendukung, bisnis yang Anda jalani akan semakin susah berkembang, malah bisa menjadi gagal karena tidak adanya dukungan dari keluarga. Oleh karena itu dalam berbisnis, dukungan keluarga sangat dibutuhkan, mulai dari awal merintis hingga sampai sukses nanti.
Belajar Administrasi
Walaupun bisnis yang dijalani hanya sekelas rumahan saja, namun Anda juga perlu menguasai administrasi walaupun hanya sederhana. Selalu lakukan pencatatan administrasi dengan tertib walaupun nilainya terbilang kecil dan jangan pernah mencampurkan keuangan milik pribadi dengan bisnis. Salah satu pondasi utama untuk kelangsungan bisnis yang akan Anda jalani agar bisa sukses adalah masalah administrasi.
Jauhkan Pikiran dari Kegagalan
Setiap bisnis hanya memiliki 2 pilihan, yaitu sukses atau gagal. Seorang pebisnis sejati tidak akan pernah merasa takut gagal, walaupun masih menjadi pemula. Jika dari awal sudah merasa tidak yakin dengan bisnis yang dijalani, maka dapat dipastikan kedepannya bisnis akan mengalami kegagalan. Mental pebisnis biasanya akan kuat seiring berjalannya waktu dan rintangan yang telah dihadapi, butuh proses panjang agar dapat meraih kesuksesan. Jadi, tanyakan pada diri sendiri, kuat mana antara berpikir sukses dan gagal sebelum memulai bisnis.
Tentukan Visi dan Misi Bisnis
Menentukan visi dan misi penting untuk menentukan arah tujuan bisnis kedepannya, walaupun bisnis hanya sekelas rumahan, tetapi Anda juga harus menentukannya dengan jelas sehingga saat bisnis berjalan, akan ada tujuan jelas yang dicapai kedepannya, tidak asal hanya berjalan tetapi harus mempunyai target. Tanpa adanya visi dan misi, apa yang menjadi tujuan dan bagaimana cara mencapai tujuan itu menjadi sulit untuk di capai.
Hitung Kebutuhan Modal
Anda tidak akan menjalankan bisnis jika modal yang Anda miliki belum cukup. Hitung secara teliti mana saja kebutuhan yang paling penting agar bisnis bisa berjalan. Hindari pembelian barang-barang yang dirasa belum perlu. Selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan apa yang ada di sekitar rumah untuk mulai berbisnis seperti halaman, garasi, dapur, peralatan masak, dan lain sebagainya.
Pilih Bidang Sesuai Passion
Poin penting untuk memulai bisnis adalah sesuai dengan passion yang Anda miliki. Kenapa harus sesuai dengan passion yang dimiliki? Jika dilandasi dengan passion, maka apa yang Anda lakukan akan lebih penuh semangat dan terasa lebih ringan. Saat bisnis dijalankan dengan penuh semangat, bisnis akan cepat meraih kesuksesan. Hindari memilih bidang yang tidak sesuai dengan passion. Jadi jika Anda menyukai bidang fotografer, Anda dapat membuka jasa foto di rumah, atau jika Anda suka desain, Anda bisa membuka jasa graphic design. Hanya bermodal softwareAdobe Photoshop, Anda dapat mendapatkan uang tambahan sekaligus passion yang tersalurkan.
Pilih Waktu untuk Memulai
Membangun bisnis tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Jangan terburu-buru, karena bisnis membutuhkan perhitungan yang cermat, salah sedikit saja Anda bisa mengalami kerugian. Jika Anda salah memilih waktu, maka bisnis Anda akan mengalami kegagalan. Contoh saja saat mendekati bulan Ramadan, bisnis paling tepat yaitu berjualan busana muslim dan kue lebaran.
Tentukan Keunikan dari Produk
Ketika Anda sudah memulai bisnis, agar produk yang Anda miliki dapat diterima baik oleh konsumen, Anda harus memiliki produk yang lebih unik dibanding produk sejenis. Apalagi sekarang ini persaingan semakin ketat sehingga setiap produk yang dipasarkan harus bisa memikat dan menarik hati pelanggan. Selain itu, dengan menggunakan produk yang unik, brand Anda akan lebih mudah diingat oleh para konsumen.
Lakukan Promosi Secara Tepat
Promosi adalah salah hal wajib yang harus Anda lakukan untuk mengenalkan produk ke calon pelanggan. Semakin sering Anda melakukan promosi, semakin banyak orang yang mengetahui tentang produk yang Anda miliki. Dalam hal promosi, agar tidak terlalu banyak uang yang dikeluarkan, maka target promosi haruslah tepat. Anda dapat mencoba mempromosikan produk Anda melalui Facebook Ads atau Google Adwords, kedua platform tersebut dapat menentukan target sesuai apa yang Anda inginkan.
Berikan yang Terbaik
Ada pepatah mengatakan bahwa pembeli adalah raja. Maka sudah sepantasnya Anda memberikan yang terbaik untuk pembeli agar mereka merasa puas. Jika pembeli merasa puas maka nanti biasanya mereka akan datang kembali dan menyarankan kepada orang lain untuk datang ke bisnis yang Anda miliki.
Setelah melakukan kesepuluh cara di atas untuk memulai bisnis rumahan, hal selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah pengelolaan keuangan dengan tepat. Dengan pengelolaan keuangan secara tepat, bisnis akan semakin berkembang dan sukses. Jurnal adalah software akuntasi online yang membantu Anda dalam mengelola keuangan bisnis dengan mudah, aman dan cepat. Anda dapat melakukan pencatatan setiap transaksi bisnis di mana pun, tidak perlu menggunakan buku akuntansi yang tebal dan berat, Anda bisa menggunakan smartphone yang Anda miliki.